SMKN 1 Wajo Jadi Pusat Pelatihan Nasional: 15 Guru Kejuruan Bedah Teknologi Motor Listrik

WAJO, SULAWESI SELATAN – Memasuki era transisi energi, kualitas tenaga pendidik vokasi terus dipacu. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Wajo resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelatihan Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan Berstandar Industri pola Pusat Belajar Angkatan 1 Tahun 2026.
Kegiatan bergengsi ini diinisiasi oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Malang di bawah naungan Kemendikbudristek.
Pelatihan yang mengusung tema “Sistem Kontrol Sepeda Motor Listrik” ini diikuti oleh 15 guru SMK dari Kabupaten Wajo dan sekitarnya. Program ini dirancang dengan jadwal yang intensif:
- Pelatihan Luring: 2 – 12 Februari 2026 (Pukul 07.30 – 16.15 WITA).
- Magang Industri: 18 – 28 Februari 2026.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Sulawesi Selatan, Dr. Settaraming, S.Pd., M.Si., yang membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya adaptasi teknologi.
“Ini adalah kesempatan berharga bagi para guru di Wajo untuk menguasai teknologi otomotif terkini. Sistem kontrol motor listrik adalah kompetensi yang sangat relevan dan mendesak di tengah perkembangan industri hijau saat ini,” ujar Dr. Settaraming.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMKN 1 Wajo, Baharuddin Habe, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga sekolahnya terpilih sebagai salah satu dari empat pusat belajar di Indonesia, bersanding dengan sekolah besar lainnya seperti SMKN 2 Makassar, SMKN 10 Makassar, dan SMKN 5 Waingapu.
“Kami mengapresiasi penuh kepercayaan ini. Ilmu yang didapat di sini akan langsung diaplikasikan di sekolah masing-masing, sehingga kualitas lulusan vokasi kita benar-benar siap menjawab kebutuhan industri,” tegas Baharuddin.
Program ini tidak hanya sekadar teori, tetapi bertujuan menyelaraskan kompetensi guru dengan standar industri global. Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kepala BBPPMPV BOE Malang, Pengawas Pendamping SMKN 1 Wajo, serta para peserta yang tergabung dalam MGMP Guru Otomotif (TSM) se-Kabupaten Wajo.
Melalui langkah ini, diharapkan Sulawesi Selatan mampu mencetak tenaga ahli motor listrik yang kompeten melalui tangan dingin para guru yang telah tersertifikasi industri. (muasri)



