Tiga Sekolah di Wilayah VIII Raih Pengharhaan dari Gubernur Sulsel

Parepare– Sebanyak tiga sekolah yang berada di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam acara silaturahmi dan penyerahan apresiasi yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (29/3/2026).
Sekolah yang mendapatkan penghargaan adalah SMAN 4 Pinrang, SMAN 8 Pinrang, dan SMKN 4 Barru. Penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk pengakuan, tetapi juga sebagai apresiasi atas komitmen dan capaian sekolah dalam mengimplementasikan program Adiwiyata secara konsisten.
Program Adiwiyata sendiri bertujuan untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan berkelanjutan, sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya pelestarian lingkungan hidup sejak dini.
Handia Asyik, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih oleh ketiga sekolah tersebut.
“Penghargaan yang diterima oleh tiga sekolah ini adalah bukti nyata bahwa upaya bersama dalam mendukung program Adiwiyata memberikan hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Ia berharap prestasi ini dapat menginspirasi lebih banyak sekolah di wilayah VIII untuk aktif berpartisipasi dalam gerakan pelestarian lingkungan.
“Semoga kita bisa menciptakan generasi muda yang peduli dan memiliki kesadaran tinggi akan keberlanjutan alam,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Pinrang, Ida Rahma mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas penghargaan yang diterima.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, serta seluruh komponen sekolah yang telah bekerja keras,” ucapnya.
Menurut Ida Rahma, prestasi ini tidak terlepas dari kolaborasi yang erat antara guru, siswa, karyawan, dan orang tua siswa yang selalu mendukung program Adiwiyata di sekolahnya. Mulai dari pengelolaan sampah yang terstruktur, penanaman pohon secara berkala, hingga edukasi lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas program Adiwiyata dan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya sekolah,” tambah Bahri dengan tegas.
Acara yang dihadiri oleh ketiga kepala sekolah tersebut juga menjadi momentum untuk mengapresiasi berbagai upaya positif dalam dunia pendidikan dan lingkungan di Cabang Dinas Pendidkan Wikayah VIII Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sekolah lainnya untuk lebih aktif dalam menjalankan program yang mendukung keberlanjutan lingkungan. (Aldhyhumascabdinpenwilviii)



