MATEMATIKA TUNGGAL LANGSUNG DENGAN ARITMETIKA (MATTULADA): SMPN 2 Makassar Ubah Permainan Maccukke Jadi Laboratorium Numerasi

MAKASSAR – Inovasi tak henti-hentinya hadir di dunia pendidikan. Kali ini, SMP Negeri 2 Makassar meluncurkan sebuah terobosan menarik untuk meningkatkan Literasi Numerasi siswa melalui program “Matematika Tunggal Langsung dengan Aritmetika” (MATTULADA). Program ini secara unik mengintegrasikan permainan tradisional Maccukke ke dalam pembelajaran matematika, mengubah lapangan sekolah menjadi laboratorium hitung cepat yang interaktif.
Maccukke, permainan pukul kayu tradisional khas Bugis-Makassar, dipilih sebagai media utama. Dalam permainan ini, pemain memukul anak cukke (kayu kecil) menggunakan indo cukke (tongkat panjang), kemudian mengukur jarak pukulan dengan indo cukke itu sendiri. Di sinilah MATTULADA melihat potensi besarnya.

MATTULADA: Aritmetika Tunggal Langsung di Lapangan
Dalam program MATTULADA, setiap aksi dalam Maccukke dikonversi menjadi soal matematika. Siswa yang berperan sebagai scorer harus secara cepat dan akurat:
Menghitung Proporsi: Mengonversi jarak pukulan (dalam sentimeter atau meter) menjadi berapa kali panjang Indo Cukke. Ini melatih konsep pembagian dan proporsi secara real-time.
Melakukan Perkalian dan Penjumlahan: Jika setiap Indo Cukke yang diukur memiliki nilai poin tertentu, score harus cepat menghitung total poin tim menggunakan perkalian dan penjumlahan.
Menentukan Selisih: Menghitung perbedaan skor antara tim mereka dan tim lawan.
Program ini tidak hanya meningkatkan kecepatan dan akurasi berhitung siswa, tetapi juga menumbuhkan critical thinking, kemampuan kolaborasi, dan kecintaan terhadap kearifan lokal. Kepaa SMPN 2 Makassar, Hartono, S.Pd berharap inovasi MATTULADA dapat menjadi model percontohan bagi sekolah lain dalam mengatasi tantangan Literasi Numerasi melalui pendekatan yang inovatif dan berbasis budaya.
Dengan MATTULADA, matematika tidak lagi menjadi momok, melainkan sebuah permainan yang menantang dan menyenangkan, langsung dari lapangan sekolah.#heryanto



