Siswa SMKN 1 Wajo Raih Prestasi Gemilang di Ajang Road to Factory 2026 Yamaha

MAKASSAR – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wajo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Dua siswanya berhasil meraih posisi bergengsi dalam ajang Kontes SMK Road to Factory 2026 yang diselenggarakan oleh PT Suraco Jaya Abadi Motor.
Kegiatan tersebut berlangsung di Yamaha Training Center, Suraco Building Lantai 5, Makassar, pada Kamis (22/1/2026).
Prestasi tersebut diraih oleh dua siswa dari bidang keahlian yang berbeda; Rezki Aulia: Siswa Program Keahlian Pemasaran ini sukses menyabet gelar Juara 3. Dalam kompetisi ini, Rezki didampingi langsung oleh Ketua Program Keahlian Pemasaran, Hermawati, S.Pd., M.Pd. dan Muhammad Revand: Berhasil menempati Peringkat 7 dalam bidang lomba Program Otomotif TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor). Ia didampingi oleh pembimbing Abbas Ruddin, S.Pd.

Kepala SMKN 1 Wajo, Baharuddin Habe, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti kualitas pendidikan dan kedisiplinan siswa di SMKN 1 Wajo dalam bersaing di industri otomotif dan pemasaran.
“Kami sangat senang dan bangga. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memotivasi siswa lainnya untuk terus berinovasi dan siap menghadapi tantangan dunia industri,” ujar Baharuddin.
Ajang Road to Factory 2026 ini merupakan program eksklusif dari PT Suraco Jaya Abadi Motor yang mengundang 15 SMK terbaik (10 SMK Otomotif dan 5 SMK Pemasaran). Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang akan diberangkatkan untuk berkunjung ke pabrik Yamaha (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) secara gratis.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang SMK, H. Hery Sumiharto, SE.M.Ed mewakili Kadisdik Sulsel, Ambo Intang sebagai Ketua SMK Binaan TBSM, dan Baharuddin Habe, S.Pd.M.Pd sebagai Ketua SMK Binaan BDP.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara dunia pendidikan (SMK) dengan dunia industri, sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.#muasri



