Berita

Bupati Pinrang Tinjau Dua Lokasi Calon Rintisan Sekolah Rakyat

Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai serius menggarap rencana rintisan Sekolah Rakyat. Guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana, Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, S.Sos., turun langsung meninjau dua lokasi potensial pada Rabu kemarin.

Komitmen peningkatan mutu pendidikan non-formal di Kabupaten Pinrang terus dipacu. Pada Rabu, 18 Februari 2026, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid melakukan kunjungan lapangan ke dua titik lokasi yang diproyeksikan menjadi wadah rintisan Sekolah Rakyat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran pejabat terkait lainnya. Adapun dua lokasi yang ditinjau langsung adalah:

  1. Gedung milik SPNF (Satuan Pendidikan Non Formal)
  2. UPT SDN 23 Sarempo, Kelurahan Siparappe, Kecamatan Watang Sawitto.

Bupati Andi Irwan Hamid tampak memeriksa secara detail setiap fasilitas yang tersedia. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kondisi gedung mampu mendukung kegiatan belajar mengajar serta aktivitas penunjang lainnya bagi para siswa Sekolah Rakyat nantinya.

“Kita ingin memastikan gedung yang ada layak dan mendukung kebutuhan operasional. Hasil peninjauan ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penetapan lokasi rintisan,” ujar Andi Irwan Hamid di sela-sela kunjungannya.

Namun, Bupati menegaskan bahwa penggunaan gedung di kedua lokasi tersebut bersifat sementara. Langkah ini diambil agar program Sekolah Rakyat dapat segera berjalan sambil menunggu proses pembangunan gedung dan fasilitas yang lebih representatif serta permanen di masa mendatang.

Hadirnya rintisan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi inklusif bagi pemerataan pendidikan di Kabupaten Pinrang, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan fasilitas yang maksimal. (Rudding/Hasan)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda