Dorong Lulusan Berdaya Saing, Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Evaluasi Kurikulum

MAKASSAR. Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Review Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Penyusunan Analisis Pembelajaran, Rabu 8 Juli 2026 di Kampus Unismuh Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan mutu akademik serta penyempurnaan kurikulum agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, dan transformasi tata kelola pemerintahan.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik (MIAP) Unismuh Makassar, Prof. Dr Nuryanti Mustari, S.IP, M.Si mengatakan penerapan OBE menjadi strategi penting dalam memastikan proses pembelajaran berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan yang terukur.
Menurutnya, kurikulum tidak hanya menjadi pedoman pembelajaran, tetapi juga instrumen strategis dalam membentuk lulusan yang mampu menjawab tantangan birokrasi modern, kebijakan publik, dan transformasi digital.
“Kurikulum harus terus dievaluasi agar tetap relevan dengan perkembangan lingkungan strategis. Melalui pendekatan OBE, setiap mata kuliah dirancang untuk memberikan kontribusi nyata terhadap capaian pembelajaran lulusan, sehingga kompetensi mahasiswa dapat diukur secara objektif dan memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan,” ujar Prof. Nuryanti.
Kegiatan ini diikuti dosen, mahasiswa, dan alumni Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Makassar.
Sejumlah dosen hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Si., Dr. Fatmawati, M.Si., Dr. Jaelan Usman, M.Si., Dr. Nur Wahid, S.Sos., M.Si., dan Dr. Hafiz Elfiansya Parawu, S.T., M.Si.
Kehadiran para dosen menunjukkan komitmen bersama dalam melakukan evaluasi kurikulum secara komprehensif serta memperkuat kualitas pembelajaran di lingkungan program studi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Ishaq Madeamin, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Digital Futuristik atau P4DF.
Pada pemaparannya, Dr. Ishaq menekankan bahwa implementasi OBE menuntut perubahan paradigma pembelajaran, dari yang berorientasi pada proses menjadi pembelajaran yang berorientasi pada hasil belajar atau learning outcomes.
Ia menjelaskan, penyusunan kurikulum berbasis OBE perlu diawali dengan penetapan profil lulusan, penyusunan capaian pembelajaran, pemetaan mata kuliah, strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen yang mampu mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa secara autentik.
Selain dosen, mahasiswa dan alumni turut memberikan masukan dalam proses penyempurnaan kurikulum. Kehadiran alumni dinilai penting untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dinamika profesi, serta tantangan penyelenggaraan pemerintahan di era digital.
Selama kegiatan berlangsung, peserta melakukan peninjauan terhadap profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan atau CPL, struktur kurikulum, pemetaan mata kuliah, penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah atau CPMK, serta analisis pembelajaran sebagai dasar penyusunan Rencana Pembelajaran Semester berbasis OBE.
Lewat kegiatan ini, Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik Unismuh Makassar menegaskan komitmen dalam membangun kurikulum yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Hasil review kurikulum ini diharap jadi landasan dalam penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan daya saing lulusan, serta mendukung pencapaian standar mutu pendidikan tinggi nasional maupun internasional.***



