Daerah

SMKN 3 Pinrang Gelar IHT, Baharuddin Iskandar Dorong Pemanfaatan Rapor Pendidikan Berbasis Data

PINRANG,– SMKN 3 Pinrang menggelar kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Meningkatkan Capaian Rapor Pendidikan”, Senin (21/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Guru SMKN 3 Pinrang mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WITA.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber. Materi yang dibahas berfokus pada strategi meningkatkan capaian Rapor Pendidikan melalui pemanfaatan data sebagai dasar dalam menentukan program peningkatan mutu sekolah.

Baharuddin menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan tidak hanya menjadi gambaran capaian satuan pendidikan, tetapi juga dapat digunakan sebagai instrumen untuk melihat kondisi sekolah secara lebih menyeluruh. Data tersebut dapat membantu sekolah mengidentifikasi aspek yang sudah baik maupun indikator yang masih membutuhkan perhatian.

Menurutnya, sekolah perlu melakukan analisis terhadap hasil Rapor Pendidikan sebelum menentukan program atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Dengan demikian, perencanaan sekolah dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata dan tidak sekadar berdasarkan perkiraan.

“Rapor Pendidikan harus kita lihat sebagai dasar untuk melakukan perbaikan. Dari data tersebut, sekolah dapat mengetahui bagian mana yang perlu diperkuat dan kemudian menentukan langkah tindak lanjut,” ujar Baharuddin dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh warga sekolah dalam upaya meningkatkan capaian pendidikan. Peningkatan mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi guru, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam proses pendidikan.

Peserta Pertanyakan Prioritas Perbaikan Kegiatan semakin interaktif ketika memasuki sesi tanya jawab. Salah seorang peserta, Pak Anas, mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai apa yang harus diprioritaskan sekolah dalam upaya meningkatkan capaian Rapor Pendidikan.

Pertanyaan tersebut berkaitan dengan langkah yang perlu dilakukan sekolah ketika terdapat sejumlah indikator yang masih membutuhkan perbaikan. Diskusi kemudian diarahkan pada pentingnya menentukan prioritas berdasarkan data dan kondisi yang dihadapi oleh satuan pendidikan.

Baharuddin menjelaskan bahwa sekolah perlu terlebih dahulu melihat indikator yang membutuhkan penguatan berdasarkan hasil Rapor Pendidikan. Setelah itu, sekolah dapat menentukan prioritas perbaikan yang paling relevan dengan kebutuhan serta kemampuan satuan pendidikan.

Menurutnya, program yang disusun juga perlu memiliki keterkaitan yang jelas antara permasalahan, akar masalah, program perbaikan, dan tindak lanjut. Dengan pola tersebut, penggunaan sumber daya sekolah diharapkan menjadi lebih tepat sasaran.

Dorong Perencanaan Berbasis Data

Baharuddin juga mendorong satuan pendidikan agar membangun kebiasaan menggunakan data dalam setiap proses perencanaan. Hasil Rapor Pendidikan dapat menjadi salah satu rujukan penting dalam menyusun program peningkatan mutu dan mengevaluasi hasil pelaksanaannya.

Melalui IHT tersebut, peserta mendapatkan ruang untuk memahami lebih jauh cara membaca kondisi sekolah berdasarkan data Rapor Pendidikan. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab terkait persoalan yang dihadapi dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan IHT di SMKN 3 Pinrang diharapkan dapat memperkuat pemahaman warga sekolah mengenai pemanfaatan Rapor Pendidikan. Hasilnya diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan program yang lebih terarah, berbasis kebutuhan, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.(Aldhyhumascabdinpendwilviii)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda