Mengagumkan! Nur Aisyah Masri, Siswi SDN 33 Barabba Sabet Juara 1 Pidato Bahasa Ibu se- Kabupaten Bulukumba

BULUKUMBA, Dunia Pendidikan – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh generasi muda Kabupaten Bulukumba dalam upaya melestarikan budaya dan bahasa daerah. Nur Aisyah Masri, siswi berbakat dari SDN 33 Barabba, Kec Gantarang, berhasil menyabet gelar juara 1 Lomba Pidato Putri Jenjang SD pada ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kab Bulukumba 2026.
Kegiatan tahunan yang berlangsung meriah selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026 di SMPN 2 Bulukumba, tersebut menjadi panggung pembuktian bagi Nur Aisyah. Dengan artikulasi yang jelas, penguasaan panggung yang tenang, serta penghayatan materi pidato daerah yang memukau para dewan juri, ia sukses unggul di atas para peserta lainnya dari berbagai sekolah se- Kab Bulukumba.
Buah Kerja Keras dan Dedikasi Tanpa Lelah
Pencapaian yang luar biasa ini tak lepas dari latihan intensif dan kedisiplinan tinggi yang dijalani Nur Aisya sebelum kompetisi. Penampilannya diatas panggung tidak hanya menunjukkan bakat alam, tetapi juga mencerminkan ketekunan dalam mempelajari seni berpidato menggunakan bahasa daerah.

Kepala SDN 33 Barabba, Nurati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih oleh anak didiknya tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian Nur Aisyah. Ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan latihan pantang menyerah yang ia jalani selama ini. Hasil tidak pernah mengkhianati proses “, ujar Nurati dengan penuh rasa haru dan bangga.
Momentum Menumbuhkan Kecintaan terhadap Bahasa Ibu
Lebih dari sekadar memenangkan piala, kemenangan ini membawa misi penting bagi pelestarian kearifan lokal. Menurut, Orang nomor satu di SDN 33 Barabba, Nurati, S.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan Nur Aisya Masri hendaknya menjadi pemicu semangat bagi seluruh murid dan generasi muda di Kab Bulukumba untuk tidak malu menggunakan serta melestarikan bahasa daerah “, tegasnya
Di tengah gempuran modernisasi dan bahasa asing, kehadiran ajang seperti FTBI menjadi benteng penting agar bahasa ibu tetap lestari di tanah lahirnya. Prestasi Nur Aisya dibanggakan sebagai bukti Nyata bahwa anak muda mampu berprestasi tinggi sekaligus menjadi agen pelestari budaya.
Bersiap Melangkah ke Tingkat Provinsi
Kemenangan di tingkat kabupaten ini menjadi pemicu semangat baru bagi keluarga besar SDN 33 Barabba. Dengan bekal gelar juara 1 dan rasa percaya diri yang tinggi, Nur Aisya Masri kini resmi bersiap mewakili kabupaten Bulukumba dan membawa nama sekolah ke kompetisi FTBI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Dengan bekal prestasi ini, Nur Aisyah, kini bersiap membawa nama harum SDN. 33. Barabba dan Kab Bulukumba pada kompetisi selanjutnya di tingkat Provinsi. Kami mohon do’a dan dukungan dari seluruh masyarakat agar ia bisa memberikan yang terbaik,” tutup Nurati sapaan akrabnya.Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kec Gantarang dan Butta Panrita Lopi untuk terus menggali serta mengembangkan potensi para siswa, baik di bidang akademik maupun seni budaya,” pungkas srikandi yang satu ini. # Andi Nasar



