Andi Sudirman di Porsenijar Sidrap: Meski Efisiensi Anggaran, Kesejahteraan Guru Tetap Jadi Prioritas

SIDRAP. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru meski pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 di Lapangan Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 75 ribu peserta dan kontingen dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari.
Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, Ketua PGRI Sulsel Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, para bupati dan wali kota, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Pada sambutannya, Andi Sudirman mengatakan kesejahteraan guru tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, tambahan insentif yang telah diterima guru merupakan hasil sinergi dan perjuangan bersama antara pemerintah dengan PGRI.
“Di tengah kondisi saat ini yang diwarnai efisiensi anggaran, kami tetap berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru, termasuk tenaga PPPK. Alhamdulillah, tambahan insentif guru dapat direalisasikan berkat perjuangan kita bersama,” kata Andi Sudirman.
Ia juga menyatakan kesiapan Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat nasional. Menurutnya, Sulsel memiliki pengalaman dan kesiapan untuk menyambut guru-guru dari seluruh Indonesia.
“Kami siap menjadi tuan rumah nasional dan menerima seluruh teman-teman guru dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman memberikan motivasi kepada para guru agar terus menjalankan profesinya dengan penuh dedikasi.
Menurutnya, guru yang paling berhasil bukan hanya yang mampu menyampaikan materi pelajaran, tetapi yang mampu mengantarkan murid-muridnya meraih kesuksesan.
“Guru terbaik adalah guru yang selalu diingat murid-muridnya setelah mereka berhasil. Tugas guru adalah mengajar dengan sungguh-sungguh agar anak-anak menjadi yang terbaik,” tuturnya.
Selain itu, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk mendukung sektor pendidikan.
Sementara anggaran pembangunan daerah mencapai sekitar Rp3,7 triliun yang difokuskan pada pemerataan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta Porsenijar, Andi Sudirman membagikan berbagai hadiah berupa 20 unit sepeda, sekitar 10 unit tablet, tiga unit motor listrik, serta dua paket umrah.
Menjelang berakhirnya acara, ia kembali menambah lima unit sepeda yang diberikan kepada peserta dari Kabupaten Wajo, Sidrap, Sinjai, Enrekang, Bone, dan Bulukumba.
Menurut Andi Sudirman, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, seni, dan pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas antarguru, sekaligus meningkatkan semangat untuk terus memajukan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Porsenijar mampu melahirkan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, PGRI, dan seluruh insan pendidikan dalam mewujudkan sumber daya manusia Sulawesi Selatan yang unggul dan berdaya saing.(yamus)



