Pengurus PGRI Kabupaten Gowa Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dikukuhkan

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa Masa Bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Ahad, 4 Januari 2026, bertempat di Aula Dewi Sri Water Park, Jalan Poros Malino, Bontoramba Km. 3, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dirangkaikan dengan agenda strategis organisasi, yakni penyusunan program kerja PGRI Kabupaten Gowa untuk lima tahun ke depan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pengurus PGRI Kabupaten Gowa Periode 2025–2030, dan dihadiri oleh seluruh pengurus terpilih serta para Ketua dan Sekretaris Pengurus Cabang, termasuk Ketua dan Sekretaris PGRI Cabang Khusus SMA/SMK/SLB Kabupaten Gowa.
Ketua PGRI Kabupaten Gowa dijabat oleh Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M., dengan Firdaus, S.Pd., M.Pd., M.M. sebagai Sekretaris.
Menariknya, lokasi kegiatan berada di Dewi Sri Water Park, salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Gowa. Dengan konsep permandian kolam tertutup, kawasan ini menjadi pilihan masyarakat untuk berwisata, terutama sejak akhir tahun hingga awal 2026. Pada saat tersebut, Dewi Sri Water Park terpantau sangat padat pengunjung, tidak hanya dari Makassar dan Kabupaten Gowa, tetapi juga dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan.

Terpilih Secara Aklamasi
Dalam proses pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Gowa pada Konferensi PGRI Kabupaten Gowa yang dilaksanakan 20 Desember 2025, Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M. terpilih secara aklamasi. Pengukuhan pengurus kali ini menjadi tindak lanjut dari hasil konferensi tersebut.
Surat Keputusan Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan tentang susunan dan personalia Pengurus PGRI Kabupaten Gowa Masa Bakti 2025–2030 dibacakan oleh Firdaus, S.Pd., M.Pd., M.M., selaku Sekretaris PGRI Kabupaten Gowa yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Gowa.
Komitmen Kerja Sama dan Kolaborasi
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Gowa Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M. menegaskan bahwa keberhasilan PGRI lima tahun ke depan sangat ditentukan oleh kekompakan dan kerja sama seluruh pengurus.
“PGRI lima tahun ke depan bisa sukses, bisa berhasil, sangat tergantung atas kerja sama dari teman-teman pengurus,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam setiap program, serta membangun komunikasi yang positif dan sehat di internal organisasi. Menurutnya, pengurus diharapkan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, melainkan mengedepankan klarifikasi dan pencarian solusi bersama jika terjadi permasalahan.
Ketua PGRI Kabupaten Gowa juga mengingatkan peran penting pengurus cabang untuk membangun komunikasi aktif dengan para guru di tingkat kecamatan, terutama dalam meningkatkan partisipasi anggota, termasuk dalam pelunasan iuran PGRI.
“Kita harus cerdas mencari solusi, khususnya bagi anggota yang terkendala masalah iuran. Kekompakan harus benar-benar ditunjukkan,” tegasnya.
Target Prestasi dan Pembangunan Gedung PGRI
Pada kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Gowa turut menyinggung persiapan menghadapi Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Provinsi. Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat ditingkatkan, dengan target masuk tiga besar pada pelaksanaan Porseni mendatang. Hal ini, menurutnya, perlu diawali dengan analisis dan evaluasi terhadap faktor-faktor penyebab belum maksimalnya capaian sebelumnya.
Selain program prestasi, pengurus juga merencanakan pembangunan gedung guru yang baru. Gedung PGRI direncanakan akan dibangun dua lantai, sekaligus dilengkapi dengan kamar bersandar layaknya kamar hotel, sebagai fasilitas penunjang bagi anggota dan kegiatan organisasi.
Dengan dikukuhkannya Pengurus PGRI Kabupaten Gowa Masa Bakti 2025–2030, diharapkan PGRI semakin solid, profesional, dan mampu menjadi wadah perjuangan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan pendidik di Kabupaten Gowa. #Syamsud



