Optimalkan Kebersihan Sekolah, Kadisdikbud Pinrang Instruksikan Gerakan Jumat Bersih secara Masif

PINRANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pinrang menggelar rapat koordinasi strategis guna membahas optimalisasi kebersihan di lingkungan satuan pendidikan. Pertemuan yang berlangsung di Meja Bundar Kantor Disdikbud Pinrang ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, A. Matjtja, S.Sos., pada hari ini Jum’at 06/02/2026
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran penting dunia pendidikan di Kabupaten Pinrang, di antaranya para Kabid, Kepala SMP dan SD se-Kabupaten Pinrang. Turut hadir mewakili Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua MKKS SMK Kabupaten Pinrang, H. Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN 2 Pinrang.
Dalam arahannya, Kadisdikbud Pinrang, A. Matjtja, S.Sos., menekankan pentingnya peran satuan pendidikan dalam mendukung visi daerah. Beliau menginstruksikan seluruh sekolah untuk menggalakkan kembali kerja bakti setiap hari Jumat, baik di dalam ruang kelas maupun di area luar halaman sekolah.
Saya menekankan agar seluruh warga sekolah rutin melaksanakan kerja bakti setiap hari Jumat. Lingkungan harus bersih, rapi, dan tertata, demi menciptakan Pinrang yang ASRI serta benar-benar bebas dari sampah,” tegas A. Matjtja.
Selain masalah kebersihan lingkungan, Kadisdikbud juga menyoroti aspek kerapihan personel di lingkungan sekolah. Beliau menghimbau agar seluruh tenaga pendidik dan kependidikan senantiasa berpakaian rapi sebagai bentuk profesionalisme dalam pelayanan pendidikan.
Sinergi antara sekolah di bawah naungan Kabupaten (SD dan SMP) serta sekolah di bawah naungan Provinsi (SMA/SMK) diharapkan dapat menciptakan gerakan serentak yang berdampak luas bagi estetika Kabupaten Pinrang secara keseluruhan.
Ketua MKKS SMK Kabupaten Pinrang, H. Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, menyatakan kesiapan satuan pendidikan tingkat menengah atas untuk berkolaborasi dalam gerakan ini. Beliau menegaskan bahwa urusan kebersihan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama tanpa memandang sekat kewenangan.
“Kami di tingkat SMK dan SMA sangat mendukung inisiatif Pak Kadisdikbud. Sesuai arahan Cabang Dinas Wilayah VIII, kami berkomitmen untuk menyelaraskan gerakan Jumat Bersih ini. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga laboratorium karakter. Jika lingkungannya bersih dan siswanya rapi, maka proses transfer ilmu akan jauh lebih optimal,” ujar H. Abdul Kadir.#hayataldhycabdisviii



