Rektor UNIPOL Dr Hj Andi Adawiah Lepas 364 Mahasiswa KKN, Siap Mengabdi di Wajo-Soppeng

Soppeng. Sebanyak 364 mahasiswa Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Senin (6/4/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor UNIPOL, Dr Hj Andi Adawiah, SE, MM, di Pelataran Kampus 4 Universitas Lamappapoleonro.
Ratusan mahasiswa tersebut akan ditempatkan di Kabupaten Wajo dan Soppeng melalui beberapa skema program, yakni KKN Tematik Reguler, Magang Berdampak, KKN Tematik Berdampak, serta Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Dalam sambutannya, Andi Adawiah menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan dan terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, UNIPOL saat ini memiliki sejumlah program studi, di antaranya S2 Manajemen, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Teknik Informatika, S1 Teknik Sipil, S1 Sistem Informasi, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta D3 Akuntansi.
Dari berbagai program tersebut, S1 Manajemen, S1 Teknik Informatika, dan S1 PGSD menjadi program studi yang paling diminati calon mahasiswa.
Menurutnya, UNIPOL terus melakukan inovasi dalam pengembangan pendidikan guna meningkatkan kualitas lulusan.
“Kami berkomitmen memperkuat kerja sama akademik serta meningkatkan daya saing agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.
UNIPOL, lanjutnya, menargetkan diri menjadi perguruan tinggi berdaya saing global yang mampu mencetak lulusan kompeten dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
UNIPOL telah menjalin berbagai kerja sama internasional. Di antaranya dengan Khon Kaen University, Thailand, melalui program pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, serta publikasi internasional.
Selain itu, UNIPOL juga bekerja sama dengan Asia Pacific Society for Public Affairs (APSPA) di Bangkok dalam penyelenggaraan International Conference on Public Organization (ICONPO XIV 2025), serta melakukan benchmarking dengan University of New England (UNE), Australia.
“Kerja sama internasional ini merupakan bagian dari visi UNIPOL sebagai kampus unggul, profesional, entrepreneurship, dan global,” jelasnya.
Di tingkat nasional, UNIPOL juga aktif membangun kemitraan strategis. Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Konferensi Puncak Perguruan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025.
Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga inovasi teknologi.
Selain itu, UNIPOL juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui forum APTISI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, serta melakukan benchmarking internasional ke MAHSA University, Malaysia.
Diketahui, UNIPOL berdiri sejak 2021 dan menargetkan diri menjadi kampus berorientasi global pada 2031.
Berbagai kerja sama yang dibangun selama ini semakin menguatkan posisi UNIPOL sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang di tingkat nasional maupun internasional.(yamus)



