Daerah

Kepala Cabdin Pendidikan Wil. VII Pantau Langsung Persiapan 30 Peserta Kerja ke Jepang

PINRANG.  Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII yang mencakup wilayah Pinrang, Parepare, dan Barru, melakukan kunjungan pemantauan langsung pada hari ini, Selasa, 10 Maret 2026 lokasi pembelajaran program kerja ke Jepang yang digelar oleh LPK Osing bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus SMK 2 Pinrang.
Sebanyak 30 siswa dan alumni tengah menjalani tahap intensif persiapan sebelum mengikuti seleksi kerja di negara Sakura.

Dalam kunjungan yang dilakukan di SMK 2  Pinrang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan menyatakan bahwa pemantauan langsung ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Kita tidak hanya fokus pada kuantitas peserta yang berangkat, tetapi lebih pada kualitas dan kesiapan mereka untuk bersaing di pasar kerja global,” ujarnya.

Selama pemantauan, ia menyaksikan secara langsung sesi pembelajaran bahasa Jepang dan pembekalan tentang budaya kerja Jepang. Hasil evaluasi yang disampaikan menunjukkan bahwa kemampuan peserta meningkat secara signifikan sejak program dimulai dua  bulan lalu.
“Sebagian besar peserta yang awalnya hanya memiliki pemahaman dasar, kini sudah mampu berkomunikasi dengan lancar dan memahami terminologi kerja khusus,” katanya.

LPK Osing sebagai lembaga pelatihan kerja yang telah memiliki rekam jejak dalam pembinaan tenaga kerja internasional, LPK Osing menjelaskan bahwa kurikulum yang diterapkan telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan mitra di Jepang.
“Kita menerapkan standar yang sama dengan yang berlaku di Jepang, mulai dari tingkat kemampuan bahasa N4 sesuai JLPT hingga pelatihan etika kerja dan keselamatan industri, ” ucap LPK Osing sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun sistem pendukung yang komprehensif bagi peserta. “Jika ada kendala apapun dalam pembelajaran atau administrasi, peserta dapat menghubungi tim kami kapan saja. Kita pastikan setiap masalah dapat diselesaikan dengan cepat,” jelasnya.

Pada akhir pekan ini, perwakilan perusahaan manufaktur ternama dari Jepang akan melakukan  wawancara jarak jauh untuk seleksi. Tujuan utama dari seleksi ini adalah untuk memilih tiga calon peserta yang akan diterima sebagai tenaga kerja tetap.

Jumadi, pendamping kegiatan dari SMK 2 Pinrang, menjelaskan bahwa peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pembekalan tambaha sebelum berangkat.
“Pembekalan tersebut mencakup adaptasi budaya, keterampilan teknis khusus, serta protokol kerja yang berlaku di Jepang. Kita pastikan mereka benar-benar siap sebelum melangkah ke negara tujuan,” ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan berharap program kolaboratif ini dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah kejuruan lain di wilayahnya.
“Kita akan terus mendukung dan mengembangkan program semacam ini agar lebih banyak generasi muda memiliki kesempatan untuk bekerja dan mengembangkan diri di luar negeri,” pungkasnya. (Aldhyhumascabdinpenviii)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda