Berita

Disdik Sulsel Klarifikasi Peredaran Draf Kepala Sekolah

Adanya peredaran draf penempatan para calon kepala sekolah, menjadi pusat perhatian dari Dinas Pendidikan Sulsel.
Kadis Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, Kamis (1/1/2026) secara resmi memberikan klarifikasi atas peredaran draf yang membuat heboh para calon kepala sekolah.
Di dalam klarifikasinya, Iqbal Nadjamuddin mengatakan bahwa, beredarnya informasi berupa draf susunan Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB di media sosial dan grup percakapan, maka pihaknya perlu memberikan klarifikasi demi menjaga kondusivitas dan integritas institusi pendidikan.


“Draf yang beredar secara luas tersebut tidak memiliki legalitas hukum dan otomatis tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dokumen tersebut bukan merupakan dokumen resmi disdik atau pemprov,” paparnya.
Menurutnya, dalam tata kelola administrasi pemerintahan, draf hanya coretan kerja yang belum memiliki kekuatan hukum apapun sebelum melalui proses finalisasi.
Dia menambahkan bahwa tidak adanya unsur pengesahan resmi dokumen yang sah dan dapat dijadikan acuan kebenaran harus memenuhi kriteria formal yang tidak terlihat kemunculannya pada draf yang beredar tersebut.
“Seperti nomor surat resmi sebagai tanda dokumen telah teregistrasi dalam sistem lembaga, tanda tangan otoritas sebagai bentuk pertanggungjawaban pejabat yang berwenang dan pengesahan stempel resmi sebagai validasi dari instansi,” ujarnya.
Pihaknya pun menghimbau agar semua pihak untuk merujuk pada Surat Keputusan (SK) yang telah secara resmi disahkan dan diserahkan. Informasi di luar dokumen SK resmi hanya spekulasi yang tidak berdasar dan berpotensi menjadi hoax.
“Kami meminta semua pihak untuk tetap tenang dan fokus pada tugas pelayanan pendidikan. Peredaran draf yang belum final ini hanya akan menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu,” tegasnya lagi.
Hal yang sama disampaikan oleh Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Mustakim. Mantan Korwas ini dengan tegas  meyakini bahwa draf yang beredar bukan berasal dari Disdik Sulsel.
“Saya tidak tahu itu karena belum final. Bisa saja orang gunakan ilmu cocoklogi. Apalagi tidak ada nomor surat dan tanda tangan tim. Abaikan saja,” jelas Mustakim.
Informasi peredaran draf banyak berhembus di grup percakapan dan terutama draf itu menyasar kepada semua calon kepala sekolah.
“Bahkan di sekolah kami itu, sudah ada ucapan selamat dari teman di sekolah, terutama yang ada namanya di dalam draf. Semoga itu tidak benar adanya,” ujar salah satu plt kepala sekolah ini.#Budi PPID Disdik Sulsel

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda