Saat Lulusan Pinrang Mengguncang Dubai dan Korsel

Semangat membawa lulusan SMK ke kancah internasional kembali bergema dalam Webinar Seri 2 bertajuk “SMK Go Global : Menembus Dunia Kerja Global” yang digelar hari ini via Zoom, Sabtu (7/2).
Acara yang digagas oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII kerjasama Bursa Kerja Khusus SMKN 2 Pinrang ini menghadirkan tiga narasumber, mereka adalah Kharisma A. Pabulangi yang kini berkarir di Jumeirah Al-Nasseem Dubai, Riswan Ridwan yang bekerja di Buguk Jonggi Changwon Korea Selatan (keduanya alumni SMKN 2 Pinrang), serta Muh. Waris, alumni SMKN 3 Pinrang yang sukses meniti karir nasional di PT. HYNC IMIP Morowali.
Muhammad Hayat NT, Kasi PSMK & PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII (Pinrang, Parepare, Barru), hadir sebagai pemantik yang membakar semangat ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, alumni hingga masyarakat umum.
Dalam arahannya, Hayat mengungkapkan rasa bangga yang mendalam kepada para alumni yang tidak hanya telah menjadi duta Pinrang melainkan duta negara di mata dunia.

Beliau juga menyoroti dedikasi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII yang terus berkomitmen memajukan kualitas pendidikan.
“Bapak Kacabdis, Baharuddin Iskandar, S. Pd., M. Pd., selalu resah, selalu gelisah memikirkan nasib pendidikan kita, terlebih memikirkan masa depan anak-anakku semua. Kegelisahan itu dijawab hari ini dengan bukti nyata bahwa lulusan SMK kita mampu bersaing secara global,” ujar Hayat.
Beliau juga memberikan pesan kuat kepada para siswa agar tidak membatasi ambisi mereka.
“Kepada anandaku semua, jangan takut bermimpi besar. Jika Andi bisa sampai ke Dubai dan Riswan bisa ke Korea, maka tidak ada alasan bagi kalian untuk tidak bisa menaklukkan dunia. Strategi karir harus disiapkan sejak masih di bangku sekolah,” tegas Hayat.
Webinar ini juga dihadiri oleh perwakilan Disnaker Kabupaten Pinrang, Ahmad Ikbal, yang memberikan perspektif mengenai sinkronisasi kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk membangun komunikasi dengan perwakilan pemerintah Republik Indonesia diluar negeri.
Para narasumber berbagi pengalaman langsung mengenai tantangan bekerja di lingkungan multikultural, penguasaan bahasa asing, hingga etos kerja tinggi yang dibutuhkan untuk menembus perusahaan besar seperti IMIP Morowali maupun perusahaan di mancanegara.
Melalui kegiatan ini, Cabdisdik VIII berharap dapat membuka cakrawala berpikir para siswa bahwa lulusan SMK bukan lagi sekadar mencari kerja di tingkat lokal, melainkan menjadi pemain utama di panggung industri dunia.#aldhyhumascabdisviii



