Daerah

Mengukir Sejarah di Puncak Bawakaraeng: Ekspedisi Merah Putih SIXPALA SMAN 6 Makassar pada HUT ke-81 RI

PUNCAK GUNUNG BAWAKARAENG – Semangat nasionalisme yang membara berpadu dengan kecintaan mendalam terhadap alam dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Organisasi Siswa Pecinta Alam UPT SMAN 6 Makassar (SIXPALA) berhasil menorehkan prestasi gemilang melalui kegiatan bertajuk “Ekspedisi Merah Putih HUT RI ke-81,” yang berlangsung khidmat pada Sabtu hingga Senin, 15–17 Agustus 2026.
Lebih dari sekadar pendakian fisik, ekspedisi ini menjadi bukti dedikasi generasi muda dalam memaknai kemerdekaan. Berikut adalah laporan lengkap dari puncak Gunung Bawakaraeng.
Puncak Acara: Upacara di Atas Awan
Puncak rangkaian ekspedisi ditandai dengan keikutsertaan SIXPALA dalam Upacara Bendera Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026). Sebanyak 3.786 pendaki terdaftar dari berbagai komunitas dan daerah di Indonesia, memenuhi hamparan savana di Puncak Gunung Bawakaraeng pada ketinggian 2.830 meter di atas permukaan laut.


Salah satu momen paling berkesan dan penuh haru adalah saat pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI. Pembina SIXPALA SMAN 6 Makassar, Ahmad Juanda, S.Pd., M.Pd. (yang juga menjabat sebagai Wakasek Akademik SMAN 6 Makassar), diberikan kepercayaan kehormatan untuk memimpin pembacaan teks proklamasi.
Seperti terlihat pada foto liputan, Ahmad Juanda, S.Pd., M.Pd. yang mengenakan topi lapangan dan kacamata, berdiri di hadapan ribuan peserta upacara. Dengan memegang selembar naskah, ia membacakan Proklamasi dengan gema suara yang lantang, diiringi pengulangan bersama oleh seluruh pendaki. Suasana haru dan bangga menyelimuti area puncak, seolah menegaskan kembali janji kemerdekaan di hadapan kemegahan alam.
Rekor Partisipasi dan Pengamanan Ketat
Berdasarkan data registrasi dan tim pengamanan, total 3.786 pendaki terdaftar untuk mengikuti upacara ini. Ribuan pendaki tersebut mendaki melalui empat jalur utama:
1. Pos Bulu Balea: 2.033 pendaki
2. Pos Tassoso: 1.081 pendaki
3. Pos Kanreapia: 422 pendaki
4. Pos Lembanna: 250 pendaki
Jalur Bulu Balea, yang juga merupakan jalur pendakian utama tim SIXPALA, menjadi rute terpadat, menampung lebih dari setengah total peserta.
Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan kegiatan dengan partisipasi massal ini, sebanyak 295 personel petugas gabungan disiagakan. Tim ini terdiri dari Basarnas Makassar, organisasi relawan, serta tenaga medis, yang menempati delapan titik strategis di sepanjang seluruh jalur pendakian. Berkat pengamanan ketat ini, kegiatan berlangsung aman dan terkendali.
Komitmen SMAN 6 Makassar dalam Pendidikan Karakter
Penyelenggaraan ekspedisi ini sepenuhnya didukung oleh pihak sekolah yang dinahkodai oleh Bunyamin, S.Pd., M.Si. Ekspedisi ini dipimpin oleh dua guru pembina yaitu MULYADY, S.Pd., M.M. (Guru PJOK / Wakasek Sarana, Prasarana, & Administrasi) dan AHMAD JUANDA, S.Pd., M.Pd. (Guru Bahasa Inggris / Wakasek Akademik), serta diikuti oleh 12 anggota SIXPALA, yang terdiri dari siswa kelas X, dan XII, untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Gunung Bawakaraeng via Basecamp Buluballea. Anggota yang bertugas tersebut antara lain: Muhammad Iqram Jusman (X.5), Muh Rasul (XII.8), Fadillah Ramadani B (XII.7), Mardian Tuljanna (XII.7), Hisyam Nisar (XII.7), Repandi Rifal (XII.8), Muh. Fajril Hasriadi (X.3), Zulqifli Aprilio (XII.8), Muh. Agung (X.8), Ali Imran (X.7), Muhammad Ibnu (X.4), dan Refi Ramadaan (XII.8).
Bagi SMAN 6 Makassar, kegiatan ini bukan sekadar pendakian biasa, melainkan wadah character building (pembelajaran karakter) serta pendidikan lingkungan hidup di luar kelas. Selain mengikuti upacara bendera, para anggota SIXPALA mendapatkan pembekalan materi Praktik Navigasi Darat serta melakukan aksi Clean Up Mountain (pembersihan sampah) di sepanjang jalur pendakian untuk menjaga kelestarian alam. Sebelum keberangkatan, pihak sekolah dan panitia juga menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan yang ketat, termasuk persetujuan resmi tertulis dari orang tua/wali siswa.
Harapan untuk Generasi Muda
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda, khususnya pelajar, mampu mengekspresikan rasa cinta tanah air melalui tindakan positif yang menguji ketahanan fisik, mental, sekaligus menjaga kelestarian alam,” ujar Mulyady usai kegiatan.
Ekspedisi Merah Putih SIXPALA SMAN 6 Makassar di HUT ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng ini tidak hanya sekadar mengibarkan bendera, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian lingkungan yang akan terus hidup dalam jiwa setiap pesertanya.(*)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
1
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda