Daerah

Sekolah Wilayah VIII Bersatu Bahas Inovasi: Tak Lagi Sekadar Lomba, Tapi Menjawab Masalah Nyata

MAKASSAR – Inovasi di sekolah tidak lagi dipandang sekadar karya untuk lomba atau syarat administrasi. Bagi seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII (Barru, Parepare, Pinrang), inovasi kini menjadi kunci untuk menjawab tantangan nyata dunia pendidikan yang terus berkembang.

 Semangat ini mengemuka dalam kegiatan Pendampingan Inovasi Daerah yang digelar Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII pada 28–29 Juli 2026 di Ruang Rapat Mamminasata Bappelitbangda Kantor Gubernur Sulsel. Kegiatan ini diikuti langsung oleh kepala sekolah dan tim inovasi dari SMA serta SMK di Kabupaten Barru, Kota Parepare, dan Kabupaten Pinrang.

 Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan saat ini tidak bisa lagi berjalan dengan cara-cara lama.

 “Tujuan utama pendampingan ini adalah agar sekolah mampu membaca permasalahan yang ada, menemukan solusi yang tepat, dan menghadirkan dampak nyata bagi peserta didik. Inovasi tidak harus selalu besar dan rumit, cukup mulai dari hal sederhana yang bermanfaat,” ujarnya.

 Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 inovasi unggulan dari sekolah-sekolah di wilayah VIII dipresentasikan, mencakup berbagai aspek:

 📍 Kabupaten Barru

 SMAN 4 Barru menampilkan program BERDAYA (Belajar Reflektif, Dalam, dan Bermakna) untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran.

 📍 Kabupaten Pinrang

 Beragam inovasi hadir untuk mendukung literasi, karakter, dan digitalisasi:

 – MASBUK (SMKN 3 Pinrang): Pemberantasan buta aksara Al-Qur’an

– La Macca (SMAN 9 Pinrang): Mengembangkan budaya membaca dan bercerita

– GELISAH & Guru Salama’ (SMAN 4 Pinrang)

– SAGUSAVID, SI-MASIGA, & SEMPAJANG (SMKN 10 Pinrang): Pemanfaatan teknologi tata kelola sekolah

 📍 Kota Parepare

 – GRAB SMAELI (SMAN 5 Parepare): Gerakan pencegahan perundungan

– GEMILANG (SMKN 2 Parepare): Penguatan budaya anti-kekerasan

 Peserta tidak hanya berbagi karya, tetapi juga dibimbing menyusun inovasi secara sistematis: mulai dari mengenali akar masalah, merancang solusi, hingga mengukur dampaknya. Cabang Dinas juga menyiapkan pendampingan lanjutan agar ide-ide baik ini terus berjalan, didokumentasikan, dan bisa diterapkan oleh sekolah lain.

 Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya berinovasi tumbuh di setiap sekolah di wilayah VIII, kolaborasi semakin erat, dan kualitas pendidikan di Barru, Parepare, serta Pinrang semakin meningkat. (Aldhyhumascabdinpend.wil.viii)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda