Daerah

Menakar Hasil, Menjemput Masa Depan: Potret Ujian Akhir di SMAN 19

Suasana di koridor UPT SMAN 19 tampak berbeda dari biasanya. Kesibukan rutin yang biasanya riuh dengan canda tawa siswa, kini berganti dengan keheningan yang khidmat. Di dalam ruang-ruang kelas, sebanyak 147 siswa kelas 12 tengah tertunduk takzim, berhadapan dengan lembar-lembar soal yang menjadi penentu akhir perjalanan mereka di bangku putih abu-abu.

Pelaksanaan ujian sekolah tahun ini memang menjadi perhatian utama pihak sekolah. Sejak hari pertama, proses pengerjaan soal terpantau berjalan aman dan kondusif. Ketertiban ini bukan tanpa alasan; pihak sekolah telah memastikan seluruh infrastruktur, mulai dari perangkat teknis hingga sarana pendukung lainnya, berada dalam kondisi prima. Hasilnya? Nyaris tidak ditemukan kendala teknis yang berarti yang dapat mengganggu konsentrasi para pejuang ujian.

Bagi Drs. Abd. Rauf, MM, Kepala SMAN 19, ujian ini adalah muara dari proses panjang. Di sela-sela kegiatannya memantau jalannya ujian, sosok yang dikenal hangat dan ramah ini berbagi pandangannya kepada tim redaksi.

“Pelaksanaan ujian ini merupakan tolak ukur dalam melihat apa yang telah didapatkan siswa selama menimba ilmu di sekolah,” ungkap Abd. Rauf dengan nada optimistis.

Beliau menegaskan bahwa ujian sekolah jangan hanya dipandang sebagai rutinitas administratif untuk mendapatkan ijazah. Lebih dari itu, ini adalah parameter nyata untuk mengukur sejauh mana efektivitas proses belajar mengajar yang telah ditempuh siswa selama tiga tahun terakhir.

Namun, kelulusan bukanlah titik henti. Ada visi besar yang dititipkan pihak sekolah kepada 147 siswa tersebut. Abd. Rauf menaruh harapan setinggi langit agar anak didiknya tidak lekas berpuas diri setelah menerima ijazah nanti. Tantangan sesungguhnya ada di depan mata: seleksi masuk perguruan tinggi.

“Harapan kami, nantinya saat kelulusan, para siswa tersebut dapat diserap di berbagai Universitas Negeri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya menutup perbincangan.

Ujian sekolah ini memang akan berakhir dalam hitungan hari, namun semangat untuk bersaing di kancah nasional baru saja dimulai. Dari ruang-ruang kelas di SMAN 19, asa itu dirajut, satu demi satu. (heriyanto)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda