Konsisten Selama 9 Tahun, SMKN 7 Pinrang Kembali Gelar Aksi Sosial “Smekju Berqurban”

PINRANG – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh keluarga besar SMKN 7 Pinrang (Smekju). Tepat pada hari Kamis, 28 Mei (bertepatan dengan 11 Zulhijjah), sekolah ini sukses menyelenggarakan aksi pemotongan hewan kurban yang dipusatkan di lapangan upacara SMKN 7 Pinrang.
Kegiatan religius bernuansa sosial ini bukan hal baru bagi Smekju. Program bertajuk “Smekju Berqurban” ini ternyata telah menjadi tradisi tahunan yang konsisten dilaksanakan selama 9 tahun berturut-turut sejak pertama kali diinisiasi pada tahun 2018 lalu.

Ketua Panitia Smekju Berqurban, Jumadil, S.Pd., M.Pd., di sela-sela kesibukan kegiatan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara tahun ini.
“Kami sangat bersyukur bisa kembali melakukan pemotongan hewan kurban. Sejak 2018 kami menginisiasi kegiatan ini, dan insya Allah, program ini akan terus berlangsung dan terjaga untuk tahun-tahun ke depannya,” ungkap Jumadil optimis.
Keberhasilan program yang bertahan hampir satu dekade ini tidak lepas dari kekompakan para tenaga pendidik. Bendahara Smekju Berqurban, Sarinah, S.Pd., Gr., membeberkan bahwa modal utama dari konsistensi ini adalah kolaborasi yang kuat.
“Sebagai wujud kesyukuran kami, para guru di sini berkolaborasi dan bergotong-royong membentuk kelompok sohibul qurban (peserta kurban). Dari sinilah hewan kurban bisa terkumpul setiap tahunnya,” jelas Sarinah.

Sementara itu, Kepala SMKN 7 Pinrang, Dedi Setiawan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru dan panitia yang terlibat. Menurutnya, berkurban bukan sekadar ritual ibadah, melainkan implementasi nyata dari nilai-nilai sosial yang harus dimiliki oleh seorang pendidik.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kompetensi sosial kami sebagai guru. Melalui momentum ini, kami belajar untuk saling berkurban dan berbagi langsung dengan seluruh stakeholder sekolah, mulai dari staf, siswa, hingga masyarakat sekitar yang membutuhkan,” tutur Dedi.
Beliau juga menaruh harapan besar agar tradisi baik ini tidak boleh terputus dan terus menjadi identitas positif bagi SMKN 7 Pinrang.
“Berharap kegiatan mulia ini bisa terus berlanjut dan kualitasnya semakin meningkat di masa-masa yang akan datang,” Harapnya.
Acara pemotongan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini diakhiri dengan pendistribusian daging kurban kepada pihak-stakeholder sekolah, siswa, serta warga sekitar lingkungan SMKN 7 Pinrang. (Ambo wahid)



