Efek Akreditasi Unggul, Calon Mahasiswa Serbu Teknik Sipil UKI Paulus

Makassar. Prodi S1 Teknik Sipil, UKI Paulus Makassar mencatat lonjakan signifikan jumlah peminat calon mahasiswa baru (maba) tahun 2026, setelah meraih status Akreditasi Unggul.
Ketua Prodi S1 Teknik Sipil UKI Paulus, Ir Charles Kamba, ST, MT, IPM, mengatakan peningkatan minat tersebut mulai terlihat sejak penetapan status unggul pada 21 April 2026.
“Data penerimaan mahasiswa baru menunjukkan adanya lonjakan yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya kepada media di ruang kerjanya, akhir April 2026.
Menurutnya, capaian akreditasi tertinggi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tantangan bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Kami berkomitmen mempertahankan status unggul ini dengan terus meningkatkan mutu akademik dan layanan kepada mahasiswa serta stakeholder,” katanya.
Diketahui, Prodi S1 Teknik Sipil UKI Paulus resmi meraih Akreditasi Unggul berdasarkan Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Nomor 0105/SK/LAM Teknik/AS/IV/2026.
Keputusan tersebut berlaku mulai 21 April 2026 hingga 20 April 2029 dan ditetapkan di Jakarta, ditandatangani Ketua Komite Eksekutif LAM Teknik PII, Prof Dr Ing Ir Misri Gozan, MTech.
Charles Kamba mengungkapkan, pencapaian ini merupakan impian lama yang akhirnya terwujud berkat dukungan pimpinan universitas, fakultas, serta kerja keras seluruh dosen dan tenaga kependidikan.
“Harapan kami, status unggul ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menarik minat calon mahasiswa untuk bergabung,” ujarnya.
Saat ini, Prodi Teknik Sipil UKI Paulus memiliki lebih dari 900 mahasiswa aktif, dengan jumlah penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025 mencapai sekitar 180 orang.
Mahasiswa yang menempuh pendidikan di prodi ini berasal dari berbagai daerah, khususnya di Kawasan Timur Indonesia seperti Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Selain itu, terdapat pula mahasiswa dari Papua dan Maluku.
Dari sisi tenaga pengajar, prodi ini didukung 31 dosen dengan kualifikasi magister teknik, termasuk tiga dosen bergelar doktor serta dua dosen yang sedang menempuh studi S3 di Universitas Brawijaya dan Universitas Hasanuddin.
Pihak kampus juga terus mendorong peningkatan kualitas SDM dengan menyiapkan sekitar 10 dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.
Untuk memperluas jangkauan, Prodi Teknik Sipil UKI Paulus gencar melakukan sosialisasi dan promosi melalui berbagai media, termasuk media sosial, media massa, serta jaringan alumni.
“Peran alumni sangat besar dalam memperkenalkan prodi ini, karena mereka telah membuktikan kualitas lulusan di dunia kerja,” tambah Charles.
Sementara itu, UKI Paulus di bawah kepemimpinan Rektor Prof Dr Agus Salim, SH, MH terus menunjukkan perkembangan, termasuk dengan pembukaan program studi baru seperti Fakultas Kedokteran dan program doktor (S3) Ilmu Hukum.
Capaian akreditasi unggul ini, Prodi S1 Teknik Sipil UKI Paulus semakin menguatkan tekad mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia profesional.(yamus)



