PGRI Sulsel Tetapkan Finalis Lomba Media Pembelajaran Digital, 50 Guru Melaju ke Presentasi

MAKASSAR. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan 50 guru terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel sebagai peserta yang berhak melaju ke tahap presentasi Lomba Media Pembelajaran Digital.
Lomba tersebut merupakan salah satu cabang pembelajaran dalam rangka Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Penetapan 50 guru terbaik itu dilakukan setelah dewan juri menggelar rapat penilaian di Sekretariat PGRI Sulawesi Selatan, Senin, 16 Juni 2026.
Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian administrasi dan substansi media pembelajaran digital yang dikirim peserta dari lima jenjang pendidikan, yakni TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Koordinator Pembelajaran Porsenijar PGRI Sulsel, Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd., mengatakan hasil seleksi tersebut telah dituangkan dalam berita acara penetapan sepuluh besar pada masing-masing kategori.
“Peserta yang masuk 10 besar pada setiap jenjang selanjutnya akan mengikuti tahap presentasi untuk menentukan para pemenang,” kata Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd., kepada media, Sabtu, 20 Juni 2026.
Berita acara penetapan tersebut disahkan oleh Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., bersama Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd.
Pada jenjang TK/RA sederajat, peserta yang lolos 10 besar yakni Fatimah A.S., S.Pd.Aud., M.Pd. dari TK PKK Mujahidin Lamogo, Kabupaten Soppeng; Fitri Susanti, S.Pd.Aud. dari PAUD Cahaya Kabupaten Takalar; Hj. Fatihatur Rezki, S.Pd., Gr. dari TK Nurul Azhar Lanrang, Sidrap; Hj. Sitti Samsam, S.Pd. dari TK PGRI Simpursia, Wajo; dan Miftahul Jannah, S.Pd., M.Pd. dari TK/PAUD Sikamaseang, Gowa.
Peserta lainnya adalah Mislia Azis, S.Pd., Gr., M.Pd. dari TK Nur Afifah Makassar; Nur Hidayat Ismani, S.Pd. dari TK Negeri Kartini Bantaeng; Rosmini, S.Pd.Aud. dari TK Negeri Barugaiya Nomor 7 Kepulauan Selayar; Ruslin Karaeng, S.Pd. dari TK Negeri Sejahtra Toraja Utara; serta Ruzqiyatil Hukmi, S.Pd.Gr. dari RA Umdi Takkalasi, Barru.
Sementara pada jenjang SD/MI sederajat, 10 besar ditempati Amriani Mustakim Nur, S.Pd., M.Pd. dari SD Negeri 1 Enrekang; Armayati, S.Pd., Gr. dari UPTTD SD Negeri 113 Inpres Barugae Maros; Devi Susanti, S.Pd., M.M. dari SD Negeri 5 Lembang Cina Bantaeng; Dini Muliasari, S.Pd., Gr. dari SD Negeri Bontomanai Gowa; dan Hasmanwati, S.Pd., M.Pd. dari SD Negeri 5 Salamae Palopo.
Kemudian Hernidati Tangke Sombolinggi, S.Pd., M.Pd. dari SD Negeri 2 Rantepao, Toraja Utara; Istiqamah Salam, S.Pd., Gr. dari UPTTD SD Negeri 85 Parepare; Merry Ayu Saputri Batan, S.Pd. dari UPTD SD Negeri 3 Makale, Tana Toraja; Reski Amalia, S.Pd. dari UPTTD SD Negeri 145 Barru; serta Syaharuddin, S.Pd., M.Pd. dari UPTD SD Negeri 20 Bontoramba, Jeneponto.
Untuk jenjang SMP/MTs sederajat, peserta yang masuk 10 besar ialah Ashari Basri, S.Pd. dari SMP Negeri 1 Bajo, Kabupaten Luwu; Kartina, S.Pd., M.Pd. dari SMP Negeri 1 Anggeraja, Enrekang; Markus, S.Pd. dari UPTD SMP Kristen Makale, Tana Toraja; Nur Ainun Istiqamah S., S.Pd., Gr. dari UPTD SMP Negeri 2 Pangsid, Sidrap; dan Rahayu, S.Pd., M.Pd., Gr. dari SMP Negeri 3 Bontonompo, Gowa.
Selanjutnya Ribka Tandi, S.Pd. dari SMP Negeri 14 Palopo; Rikma Syahriah, S.Pd., M.Pd. dari MTsN 6 Bulukumba; Rosnaeny Latief, S.Si., S.Pd. dari UPTD SMP Negeri 3 Pammana, Wajo; Sri Rahmawati, S.Pd., M.Pd. dari SMP Negeri 1 Watansoppeng; serta Umid Salwybong, S.Pd., Gr., M.Pd. dari SMP Negeri 3 Wotu, Luwu Timur.
Pada kategori SMA/SMK sederajat, 10 besar ditempati Eka Suhartono Tajuddin, S.Pd., M.Pd. dari UPTD SMAN 5 Parepare; Faisal dari SMAN 8 Sidrap; Haryanti, S.Si., M.Pd. dari SMAN 6 Palopo; Nur Wahidah Isnaini, S.Kom. dari UPTD SMKN 10 Luwu; dan Nurlaelah dari SMAN 1 Bulukumba.
Peserta lainnya yakni Nurlaeli, S.Pd. dari UPTD SMK Negeri 5 Barru; Sriwahyuni, S.Pd., Gr., M.Pd. dari SMAN 1 Pinrang; Surya Ningsi, S.Pd., M.Pd. dari SMAN 1 Bone; Wahda Melyana Sari, S.Pd.Gr. dari SMAN 4 Sinjai; serta Wahyuddin, S.S., S.Pd. dari SMAN 1 Soppeng.
Adapun pada jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB), peserta yang berhasil masuk 10 besar adalah Ade Magfira A., S.Pd., M.Pd. dari SLBN 1 Barru; Andi Chaerunnisa Rahman, S.Pd., Gr. dari SLBN 1 Gowa; Baharuddin, S.Pd., Gr. dari SLB Negeri 1 Makassar; Bau Anti, S.Pd., Gr. dari SLBN 1 Bulukumba; dan Diva Aulia Husti, S.Pd., Gr. dari UPTD SLBN 1 Soppeng.
Selain itu, terdapat Hastuti, S.Pd., Gr. dari UPTD SLBN 1 Pinrang; Husnawati, S.E., S.Pd., Gr. dari SLBN 1 Enrekang; Muhammad Amir Iska, S.Pd., M.Pd. dari UPTD SLB Negeri 1 Wajo; Mulya Hamdani, S.Pd., Gr., M.Pd. dari UPTD SLBN 1 Parepare; serta Nurlindah, S.Pd., Gr. dari SLBN 1 Sidrap.
Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd., menjelaskan, Lomba Media Pembelajaran Digital tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang berbagi praktik baik antarpendidik.
Menurutnya, karya-karya media pembelajaran digital yang dihasilkan guru dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam memperkuat proses pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan sesuai perkembangan teknologi.
“Porsenijar PGRI Sulsel 2026 menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa guru-guru di Sulawesi Selatan memiliki kemampuan berinovasi dalam pembelajaran digital,” ujarnya.
Melalui ajang ini, PGRI Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan, memperkuat kompetensi guru, serta menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap menjadi ruang konsolidasi guru se-Sulawesi Selatan dalam bidang olahraga, seni, dan pembelajaran.
Selain mempererat silaturahmi antarpendidik, kegiatan ini juga diharapkan menjadi panggung lahirnya inovasi pendidikan dari guru-guru terbaik di daerah. (yamus)



