Uncategorized

Momentum HUT RI dan Dies Natalis, UKI Paulus Teguhkan Semangat Kampus Berdampak

Makassar. Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar memilih kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu cara memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Dies Natalis ke-63.
Bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara (Sulselra), UKI Paulus menggelar pelayanan kesehatan gratis di Kantor PGIW Sulselra, Jalan Racing Center, Makassar, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara UKI Paulus dan PGIW Sulselra dalam bidang pelayanan kepada masyarakat.
Fakultas Kedokteran UKI Paulus turut dilibatkan, termasuk dosen Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter.
Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., mengatakan pelayanan kesehatan gratis merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Perguruan tinggi, menurutnya, tidak cukup hanya menjalankan pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen UKI Paulus untuk hadir dan memberi manfaat kepada masyarakat.
Semangatnya adalah bagaimana ilmu pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi dapat memberi dampak nyata,” kata Prof. Dr. Agus Salim.
Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan RI dan Dies Natalis ke-63 menjadi kesempatan bagi UKI Paulus untuk memperkuat semangat pengabdian.
Peringatan hari jadi perguruan tinggi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu diikuti dengan aktivitas yang memberi manfaat sosial.
“Dosen tidak hanya berada di ruang kuliah. Kompetensi yang dimiliki harus dapat diterjemahkan menjadi pelayanan dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Keterlibatan Fakultas Kedokteran dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya UKI Paulus membangun pendidikan kedokteran yang tidak semata berorientasi pada kemampuan akademik dan profesional.
Kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembentukan calon tenaga medis.
Perkuat Sinergi dengan PGIW
Prof. Dr. Agus Salim, berharap kerja sama UKI Paulus dan PGIW Sulselra terus berkembang. Kolaborasi dapat diperluas pada bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap sinergi UKI Paulus dan PGIW Sulselra terus berkembang. Perguruan tinggi membutuhkan mitra yang dekat dengan masyarakat sehingga program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.
Menurutnya, semangat Kampus Berdampak harus diwujudkan melalui program konkret. Keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari aktivitas akademik di dalam kampus, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada lingkungan sekitarnya.
“Ukuran keberhasilan perguruan tinggi bukan hanya apa yang dihasilkan di dalam kampus, tetapi juga seberapa besar keberadaannya memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Prof. Dr. Agus Salim.
Ketua PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, S.Th., M.Th., M.M., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pelayanan kesehatan gratis menunjukkan kepedulian perguruan tinggi terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan yang dilaksanakan UKI Paulus ini luar biasa. Pelayanan kesehatan gratis merupakan wujud kepedulian kampus kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata
Pdt. Yohanis Metris.
Antusiasme masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan, menurutnya, cukup tinggi. Hal tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi isyarat tingginya kepedulian UKI Paulus kepada masyarakat. Kampus hadir dan bersama-sama berada di tengah masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian Dies Natalis ke-63
Ketua Panitia Dies Natalis ke-63 UKI Paulus yang juga Ketua Biro Pendidikan dan Kesehatan PGIW Sulselra, Prof. Dr. Yoel Pasae, S.T., M.T., menjelaskan pelayanan kesehatan gratis merupakan salah satu dari sejumlah agenda yang disiapkan menyambut hari jadi kampus tersebut.
Rangkaian Dies Natalis meliputi pelayanan kesehatan gratis, Seminar Nasional Rekatek II dan Humanesi II, pertandingan bola voli, tenis meja dan tarik tambang, pameran KKN Tematik, PK2MB, lomba band gerejawi, Fun Walk with UKIP dan Senam Gembira, serta yudisium.
Puncak Dies Natalis ke-63 akan dirangkaikan dengan wisuda dan pelantikan mahasiswa baru.
Prof. Dr. Yoel Pasae, S.T., M.T. berharap seluruh rangkaian kegiatan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sivitas akademika sekaligus semakin memperkuat kontribusi UKI Paulus kepada masyarakat.
Melalui semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Dies Natalis ke-63, UKI Paulus ingin menegaskan bahwa perjalanan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditandai bertambahnya usia, tetapi juga oleh semakin luasnya pengabdian dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.***

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda