GREEN ACTION MACAKKA: Tim School Contest Lontara dan Warga SMKN 3 Soppeng Bergerak Peduli Lingkungan

Soppeng, Kamis, 22 Oktober 2026 — Semangat menjaga bumi dan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan sehat diwujudkan melalui kegiatan GREEN ACTION MACAKKA.
MACAKKA adalah salah satu program peduli lingkungan sekolah yang memiliki arti Mari Cinta Lingkungan Sekolah. Filosofi MACAKKA ini sejalan dengan kearifan lokal dari Bahasa Bugis di Sulawesi Selatan yang bermakna Terang, Bersinar atau bercahaya.
Program MACAKKA di SMK Negeri 3 Soppeng, Sulawesi Selatan, telah membentuk karakter pada murid.
Green Action Macakka merupakan tindak lanjut Youth Camp 2026 yang telah diikuti oleh Tim School Contest Lontara di Bali yang sekaligus bagian dari gerakan aksi iklim dan kepedulian lingkungan dalam rangka menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
Mengusung semangat “Bergerak Bersama, Peduli Lingkungan”, kegiatan ini melibatkan 98 murid, sebagai simbol memperingati 98 Tahun memperingati Sumpah Pemuda. Aksi ini didukung oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Seluruh warga sekolah bersinergi melakukan aksi nyata untuk membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menanamkan karakter tanggung jawab, gotong royong, disiplin, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Kegiatan GREEN ACTION MACAKKA merupakan bagian dari upaya Tim School Contest LONTARA SMKN 3 Soppeng dalam mengembangkan kepedulian lingkungan yang berkelanjutan. Tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, gerakan ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah.
Pada pelaksanaannya, Green Action MACAKKA menghadirkan tiga kegiatan utama yang mengajak murid untuk belajar melalui tindakan nyata.
Pertama, SEMUT (Sejenak Memungut). Melalui kegiatan ini, murid bersama guru dan tenaga kependidikan bergerak memungut sampah yang berserakan di lingkungan sekolah. Aksi sederhana ini mengajarkan bahwa menjaga kebersihan bukan semata-mata tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Kedua, BUSAPLAS (Budaya Sampah Plastik). Kegiatan ini berfokus pada pemilahan sampah plastik yang kemudian dicacah menggunakan mesin pencacah. Melalui kegiatan tersebut, murid diperkenalkan pada pentingnya pengelolaan sampah plastik secara bertanggung jawab serta pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari solusi permasalahan lingkungan. Ketiga, Pembuatan Poster Lingkungan Sekolah. Murid menuangkan kreativitas dan gagasan mereka melalui poster bertema lingkungan. Poster tersebut berisi pesan-pesan persuasif yang mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan, mengurangi sampah, merawat tanaman, dan membangun budaya hidup sehat.
Ketiga kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan, kreativitas, dan tindakan nyata. Murid tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya mewujudkannya.
Faisal: Kepedulian Lingkungan Harus Menjadi Karakter Murid
Faisal, S.Pd., M.Si., selaku guru* pendamping School Contest LONTARA SMKN 3 Soppeng, menyampaikan bahwa Green Action MACAKKA dirancang untuk membangun kesadaran kolektif seluruh warga sekolah terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan murid dari perwakilan kelas, bersama para guru dan tenaga kependidikan, menjadi kekuatan penting dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada murid bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri, dari hal-hal sederhana, dan dilakukan secara konsisten. Memungut sampah, memilah plastik, dan membuat poster lingkungan mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan jauh lebih besar,” ungkap Faisal.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut Youth Camp 2026, yang mendorong murid untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh ke dalam aksi nyata di sekolah.
“Harapan kami, semangat yang tumbuh melalui Youth Camp tidak berhenti sebagai pengalaman kegiatan semata. Semangat itu harus terus hidup dalam tindakan sehari-hari, sehingga murid menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap masa depan bumi,” tambahnya.
Kepala Sekolah Dukung Gerakan Lingkungan Berkelanjutan
Kepala SMKN 3 Soppeng, Reni Andriani, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Green Action MACAKKA. Ia mengapresiasi inisiatif Tim School Contest LONTARA yang terus mendorong lahirnya aksi-aksi nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan sehat.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari pembentukan karakter murid. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan tanggung jawab, kepedulian, dan kebiasaan hidup yang baik.
Meskipun saat ini lingkungan sekolah masih berada dalam proses revitalisasi gedung, semangat untuk menciptakan lingkungan yang sehat tetap tumbuh di kalangan warga SMKN 3 Soppeng.
“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi Tim School Contest LONTARA SMKN 3 Soppeng atas aksi kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Walaupun saat ini sekolah sedang dalam proses revitalisasi gedung, semangat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat harus tetap hadir dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” ungkap Reni Andriani.
Ia juga berharap agar Tim School Contest LONTARA terus mendampingi dan menginspirasi warga sekolah dalam mengembangkan program-program lingkungan yang berkelanjutan.
“Atas nama keluarga besar SMKN 3 Soppeng, saya menyampaikan terima kasih kepada Tim RYCAM yang telah bekerja sama dan berkolaborasi dengan sekolah, hadir mendampingi serta membimbing murid-murid kami.
Terima kasih kepada Ibu Silva, Bapak Rustam, dan seluruh anggota tim yang telah membersamai kegiatan ini,” tuturnya.
Reni turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Matepe Kabupaten Soppeng yang telah mengambil bagian sebagai mitra kegiatan dalam menyosialisasikan program RYCAM. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan bagi penguatan pendidikan lingkungan dan pengembangan potensi murid.
School Mini Forest: Langkah Kecil Mengurangi Emisi
Salah satu hal penting yang diperkenalkan melalui kolaborasi ini adalah pengembangan School Mini Forest atau hutan mini sekolah. Program tersebut diharapkan menjadi ruang belajar alam yang mendukung pendidikan lingkungan, penghijauan, dan peningkatan kesadaran murid terhadap perubahan iklim.
Keberadaan School Mini Forest dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium alam untuk mempelajari keanekaragaman hayati, merawat tanaman, memahami peran vegetasi dalam menyerap karbon, serta membangun hubungan yang lebih dekat antara murid dan lingkungan.
Melalui pendampingan Tim RYCAM, SMKN 3 Soppeng diharapkan dapat terus mengembangkan inovasi pendidikan lingkungan yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter.
Program ini juga sejalan dengan semangat aksi iklim, yakni mendorong setiap individu dan komunitas untuk mengambil bagian dalam menjaga kelestarian bumi melalui langkah-langkah yang dapat dilakukan dari lingkungan terdekat.
Apresiasi Warga Sekolah: Dari Gerakan Menjadi Kebiasaan
Pelaksanaan Green Action MACAKKA mendapat apresiasi dari warga sekolah karena memberikan ruang bagi murid untuk berpartisipasi langsung dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab.
Melalui SEMUT, murid belajar bahwa sampah yang terlihat kecil tetap perlu diperhatikan. Melalui BUSAPLAS, mereka memahami bahwa sampah plastik perlu dikelola dengan baik. Sementara itu, melalui pembuatan poster, murid belajar menyampaikan pesan lingkungan secara kreatif dan persuasif.
Ketiga aksi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui pengalaman nyata. Kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi perlu dibiasakan melalui tindakan yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Keluarga besar SMKN 3 Soppeng juga menyampaikan terima kasih kepada Tim RYCAM, Yayasan Matepe Kabupaten Soppeng, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut dalam mendampingi murid, memperkuat program School Mini Forest, dan mengembangkan gerakan peduli lingkungan di sekolah.
Menyambut Hari Sumpah Pemuda dengan Aksi untuk Bumi
Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Green Action MACAKKA menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan. Semangat pemuda tidak hanya tercermin dalam kata-kata, tetapi juga dalam keberanian mengambil tindakan untuk menjawab tantangan zaman, termasuk perubahan iklim dan persoalan sampah.
Dari SMKN 3 Soppeng, pesan itu digaungkan melalui aksi sederhana yang melibatkan ratusan murid dan seluruh warga sekolah. Mereka bergerak bersama, membersihkan lingkungan, memilah sampah, berkarya melalui poster, serta menumbuhkan harapan bagi terwujudnya sekolah yang lebih hijau dan sehat.
Green Action MACAKKA bukan sekadar kegiatan sehari, melainkan sebuah komitmen untuk membangun budaya peduli lingkungan.
Sebab, menjaga bumi tidak harus menunggu langkah besar. Perubahan dapat dimulai dari satu tangan yang memungut sampah, satu kebiasaan yang mengurangi plastik, satu pohon yang dirawat, dan satu generasi muda yang memilih untuk peduli.
SMKN 3 Soppeng: Bergerak Bersama, Peduli Lingkungan, Wujudkan Sekolah Bersih, Hijau, dan Sehat.
Salam lestari! (ical)



