Pameran Karya dan Inovasi UPT SMAN 13 Bone dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Jumat, 5 Juni 2026 Bertempat di Lapangan Merdeka Watampone dilaksanakan kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Pada tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” (atau kampanye global #NowForClimate), yang berfokus pada aksi nyata perubahan iklim, perlindungan ekosistem, dan penanganan krisis lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone melaksanakan peringatan hari lingkungan hidup sedunia dengan mengadakan pameran karya dan inovasi sekolah adiwiyata. Sebanyak 36 sekolah adiwiyata dari jenjang SD, SMP, SMA dan MA ikut dalam pameran yang menampilkan berbagai karya dan inovasi siswa.
UPT SMAN 13 Bone sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2025 hadir dalam pameran karya dan inovasi dengan menampilkan berbagai produk dan kegiatan sekolah yang mendukung aksi lingkungan hidup mencakup inovasi pengolahan sampah (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi energi/air, serta pembudidayaan tanaman. Hasil karya inovatif, ramah lingkungan, dan bernilai guna yang diciptakan warga sekolah melalui gerakan peduli lingkungan.

Berikut adalah ragam produk unggulan yang umum dihasilkan oleh Sekolah Adiwiyata
1. Mandiri:Eco-Enzyme: Cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik (kulit buah) dan gula, digunakan sebagai pupuk alami dan pembersih ramah lingkungan.
2. Kompos Organik & Cair: Produk pupuk dari pengolahan sisa daun kering dan sampah organik sekolah yang bermanfaat menyuburkan area green house dan kebun.
3. Kerajinan Daur Ulang (Recycle): Produk bernilai seni seperti tas belanja dari bekas kemasan plastik, pot bunga dari botol bekas, serta paving block dari sampah plastik.
4. Produk Tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga): Olahan langsung dari kebun sekolah, seperti minuman herbal (jahe, kunyit asam) dan sabun atau minyak esensial alami.
5. Biopori & Lubang Resapan: Produk berupa infrastruktur biopori dan sumur resapan buatan siswa untuk memaksimalkan konservasi air tanah.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Every small action can make a big difference for the environment.” (Setiap tindakan kecil dapat membawa perubahan besar bagi lingkungan.) HUMAS SMANTIB



