Daerah

Siswa SMAS Nurmilad Boarding School Wajo lolos Final FIKSI 2026, Siap Harumkan Sulawesi Selatan di Tingkat Nasional

WAJO — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sulawesi Selatan. Dua siswa SMAS Nurmilad Boarding School (NBS), Kabupaten Wajo, yakni Nasrul dan Helmi Astuti, berhasil lolos ke babak final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 pada bidang Animasi, Video, dan Film.

Babak final FIKSI 2026 yang berlangsung  12–17 Oktober 2026 di Singaraja, Bali menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAS Nurmilad Boarding School sekaligus menunjukkan potensi dan kreativitas pelajar daerah dalam mengembangkan inovasi di bidang industri kreatif.

Dalam ajang tersebut, Nasrul dan Helmi Astuti didampingi Mustakim, S.Pd., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sekdisdik Sulsel).

Keikutsertaan kedua siswa ini di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta daya saing pelajar Sulawesi Selatan, khususnya dalam bidang animasi, video, dan film yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

 Kepala SMAS Nurmilad Boarding School, Abdul Rahim, S.Pd., Gr., behwa Keberhasilan Nasrul dan Helmi Astuti masuk final FIKSI 2026 menjadi salah satu bukti bahwa lingkungan pendidikan berbasis pesantren mampu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan potensi di berbagai bidang.

SMAS Nurmilad Boarding School yang berlokasi di Lempong, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, selama ini dikenal memiliki rekam jejak prestasi di tingkat kabupaten maupun nasional, baik dalam bidang penelitian remaja, sains, olahraga, maupun seni.

Di bidang penelitian dan karya ilmiah, siswa NBS pernah menorehkan prestasi dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) serta kompetisi penelitian ilmiah tingkat nasional.

Pada ajang Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) atau Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN), tim yang terdiri atas Riswan, Resky Sulfian Syafar, dan Ahmad Maldinin meraih medali perak bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui penelitian berjudul *“Ritual Mappanetta Bessi Bale di Tocule Kabupaten Wajo”. Sementara itu, Dewi Nirwana meraih medali perunggu bidang IPS melalui karya tentang ragam cara Mappappacci masyarakat.

Prestasi siswa NBS juga terlihat dalam bidang sains dan akademik. Pada Olimpiade Sains Pemuda se-Indonesia yang diselenggarakan Puskanas pada 2023, sejumlah siswa meraih medali dalam berbagai mata pelajaran.

Ahmad Haider meraih medali emas bidang Biologi, Widya Dana meraih medali emas bidang Sejarah, dan Adrian Ade Gatra juga memperoleh medali emas. Sementara itu, Maulida Putri Andini meraih medali perak bidang Kimia, sedangkan Aulia Firna mendapatkan medali perunggu bidang Matematika.

Di bidang olahraga, siswa NBS turut menorehkan prestasi dengan meraih juara III cabang atletik pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten. Prestasi lainnya diraih melalui Kejuaraan Pencak Silat Sulawesi Selatan dengan capaian juara I.

Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan potensi siswa tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup kreativitas, penelitian, keterampilan, dan olahraga.

Lolosnya Nasrul dan Helmi Astuti ke final FIKSI 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAS Nurmilad Boarding School untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi di tingkat nasional.

Prestasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran sekolah dalam membangun generasi muda yang kreatif, mandiri, berkarakter, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan industri kreatif.

Dengan semangat dan kerja keras, kedua siswa tersebut diharapkan dapat memberikan hasil terbaik dalam kompetisi nasional ini serta membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Wajo.(*)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda