Sejumlah Kampus Swasta Teken MoU dengan UKI Paulus, Perkuat Pendidikan Kesehatan di Sulsel

MAKASSAR — Sejumlah perguruan tinggi swasta pengelola program studi ilmu kesehatan di wilayah LLDIKTI IX resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus.
Penandatanganan MoU berlangsung di Gedung Lilin UKI Paulus, Jl. Perintis Kemerdekaan Daya, Makassar, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Pelatihan Soft Skill dan Leadership Mahasiswa yang dihadiri perwakilan berbagai kampus swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX.
Turut hadir Tim Kerja Kemahasiswaan LLDIKTI yang diwakili Dr. Sitti Rahmawati, SH., MH.
Adapun perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI), Universitas Al Marisah Madani, Universitas Graha Edukasi, Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI), STIKES Fatima Parepare, STIKES Stella Maris, serta Akademi Ilmu Gizi YPAG Makassar.
Dari pihak UKI Paulus, penandatanganan MoU diwakili oleh jajaran pimpinan universitas, yakni Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan, Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae, S.T., M.T.; Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Aset, Dr. Sita Yubelina Sabandar, S.E., M.M., Ak.; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Alpius, M.T.; serta Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Infokom, Dr. Liberthin Palullungan, S.H., M.H., bersama Sekretaris Universitas, Dr. Ir. Corvis L. Rantererung, M.T.
Usai penandatanganan, para pimpinan perguruan tinggi melakukan kunjungan ke Fakultas Kedokteran UKI Paulus untuk melihat langsung fasilitas laboratorium dan sarana pendidikan.
Wakil Rektor I UKI Paulus, Prof. Dr. Ir. Yoel Pasae, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan kerja sama ini tidak hanya bersifat formal, tetapi menjadi langkah strategis memperkuat pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan.
“Kehadiran rekan-rekan dari berbagai perguruan tinggi swasta membuka peluang kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, serta pengembangan fasilitas. Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat besar bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UPRI, Drs. Firdaus Anas, M.Si., yang mewakili Rektor, menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurutnya, UKI Paulus sebagai kampus yang telah memiliki Fakultas Kedokteran memberikan peluang besar dalam peningkatan kualitas tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan kesehatan.
Rektor Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI), Herman Tandilimbong, S.Kep., Ns., M.Kes., juga menilai kerja sama ini sangat dinantikan.
“Kami berharap dosen dan mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas laboratorium serta program praktik di Fakultas Kedokteran UKI Paulus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua STIKES Fatima Parepare, Dr. Ns. Henrick Sampeangin, S.Kep., M.Kes., yang menilai MoU ini membuka peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Direktur Akademi Ilmu Gizi YPAG Makassar, Dr. Asrin Tandi, S.H., S.E., M.M., Ak., ACPA., CTT., C.Me, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di bidang ilmu kesehatan.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menciptakan sinergi antarperguruan tinggi di Sulawesi Selatan, khususnya dalam pengembangan program studi kesehatan, peningkatan kualitas pengajaran, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas pendidikan.
Saat ini UKI Paulus dipimpin Rektor Prof. Dr. Agus Salim, SH, MH. Di bawah kepemimpinannya, UKI Paulus mencatat berbagai capaian, di antaranya pembukaan Fakultas Kedokteran, Program Doktor (S3) Ilmu Hukum, serta pengembangan puluhan program studi baru jenjang S1 dan S2. (Yamus)



