Daerah

Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Lingkungan Digelar di UPT SMAN 8 Pinrang

Pinrang, 23 April 2026 – UPT SMAN 8 Pinrang menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis Lingkungan Hidup yang berlangsung di lingkungan sekolah pada Rabu (23/4). Kegiatan ini diikuti oleh para guru serta perwakilan dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pinrang.
Sekolah yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan SMAN 2 Pinrang, SMAN 4 Pinrang, SMAN 7 Pinrang, SMKN 5 Pinrang, SMKN 8 Pinrang, dan SMKN 9 Pinrang. Kehadiran berbagai satuan pendidikan ini menjadi wujud kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis lingkungan.
Workshop menghadirkan sejumlah pemateri kompeten di bidangnya. Oktofin Pali, S.T., M.Pd selaku Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan membuka sesi dengan materi tentang peran guru dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan. Selanjutnya, Fitrianti, S.Hut., M.Si dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan memaparkan terkait pengisian kuesioner calon Sekolah Adiwiyata.


Materi berikutnya disampaikan oleh Baharuddin D. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang yang membahas pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Sementara itu, Ali Topan selaku Direktur Bank Sampah Induk Kabupaten Pinrang memberikan pemaparan mengenai penyusunan modul pengolahan sampah sebagai panduan implementatif di sekolah.
Kepala UPT SMAN 8 Pinrang, Handia Asyik, S. Pd., M. Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta atas partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa bangga atas semangat para guru dalam meningkatkan kompetensi demi kemajuan pendidikan di sekolah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Baharuddin Iskandar, S. Pd., M. Pd., selaku KCD (Kepala Cabang Dinas) Pendidikan Wilayah VIII. Dalam arahannya, ia menghimbau agar sekolah-sekolah mulai mempersiapkan diri menuju program Adiwiyata tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Ia menekankan pentingnya penyediaan sarana pendukung seperti komposter dan tempat pemilahan sampah, pembentukan tim Adiwiyata, serta pemberdayaan siswa dalam kegiatan lingkungan, termasuk melalui apel pagi. Selain itu, ia juga mendorong peningkatan kompetensi literasi, salah satunya melalui penguatan UKBI.
Kegiatan workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar guru. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan pembelajaran berbasis lingkungan secara optimal di kelas, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. #Humas SMAN 8 Pinrang

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda