Daerah

Usai Grand Launching Ekstrakurikuler KKRI Serentak, SMA SMK Di Wilayah VIII Siapkan Implementasi

PINRANG – PAREPARE — Peluncuran resmi ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 23 September 2026, menyusul diterbitkannya surat pelaksanaan kegiatan Grand Launching pada tanggal 22 September 2026.

Di Kabupaten Pinrang kegiatan berpusat di Gedung Sekolah SMA Negeri 1 Pinrang, sedangkan di Kota Parepare digelar di SMAN 5 Parepare, keduanya dimulai pukul 11.00 WITA.

 Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang, Baharuddin Iskandar, hadir langsung di Pinrang didampingi para kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta perwakilan siswa.

Sementara itu, di Parepare,  Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah VIII menerima undangan dan turut  di lokasi lainching  di Kota Parepare. Turut mendampingi di kegiatan Pinrang, Munawar, S.E. selaku Kepala Subbagian Tata Usaha.

 Kegiatan di Parepare diselenggarakan dengan menghadirkan perwakilan siswa-siswi secara daring maupun luring, dengan permintaan kehadiran 15 menit sebelum acara dimulai.

Sementara di Pinrang, pelaksanaan kegiatan ini di SMA Negeri 1 Pinrang.

  Baharuddin Iskandar menegaskan pemahaman ekstrakurikuler yang baru saja dilaunching agar disampaikan ke seluruh satuan pendidikan:

 “KKRI adalah wadah tambahan pilihan, bukan pengganti kegiatan yang sudah ada. Pramuka tetap satu-satunya ekstrakurikuler wajib. KKRI bersifat sukarela, tidak wajib, tidak memengaruhi nilai akademik maupun syarat kelulusan. Tidak ada paksaan, tidak ada sanksi jika tidak ikut.”

 KKRI disusun atas kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pertahanan, serta Tentara Nasional Indonesia, berlandaskan amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Lima pilar utama yang ditanamkan kepada setiap anggota — yang disebut “Kadet” — meliputi: cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban, serta kemampuan awal bela negara.

 Pembinaan akan berlangsung selama satu siklus 36 minggu dalam satu tahun ajaran, menggunakan pola pembelajaran bauran: modul mandiri secara daring dan pertemuan tatap muka yang mencakup wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, pengabdian masyarakat, serta pemahaman terhadap ancaman perpecahan bangsa. Seluruh kegiatan ditekankan bersifat edukatif, inklusif, dan non-militeristik.

 Kasubag TU Munawar, S.E., menyampaikan,  “Sekolah di wilayah kerjanya agar menyosialisasikan KKRI secara terbuka dan jelas kepada siswa beserta orang tuanya.

“Sampaikan dengan jujur: ini pilihan, bukan kewajiban. Tujuannya satu — membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi kokoh jiwanya, mencintai tanah air, dan siap menjaga keutuhan NKRI,” pesannya.

 Diharapkan, peluncuran serentak di Pinrang dan Parepare ini menjadi langkah awal agar KKRI dipahami dengan tepat dan dapat dilaksanakan secara bertahap di seluruh satuan pendidikan mulai Tahun Ajaran 2026/2027. (Aldhyhumascabdinpendwilviii)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda