Maros Targetkan Emas dan Tambahan Medali Lewat Cabor Pentaque

MAROS. Cabang olahraga petanque kembali menjadi salah satu andalan kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Kabupaten Sidrap, 2-6 Juli mendatang.
Pada Porseni PGRI Sulsel 2023 di Kabupaten Soppeng, tim petanque putri Maros sukses mempersembahkan medali emas dan turut mengantar Maros finis di posisi ke-11 dengan raihan dua emas dan dua perunggu.
Menghadapi Porsenijar 2026, PGRI Maros kembali menurunkan atlet terbaiknya dengan target mempertahankan prestasi emas di nomor putri serta memburu medali pada nomor putra.
Pendamping Tim Petanque PGRI Maros, Arham, S.Pd mengatakan, persiapan atlet dilakukan melalui latihan rutin dan disiplin sejak beberapa bulan terakhir.
āTim petanque Maros sangat optimistis bisa kembali berprestasi. Pengalaman di Soppeng menjadi modal penting menghadapi persaingan di Sidrap,ā ujarnya kepada media, Kamis (28/5/2026).
Tim petanque putri Maros diperkuat Ince Nurlinda, S.Pd., M.Pd dan Hergianti Puji Astuti, S.Pd.
Ince Nurlinda merupakan guru PPPK di UPTD SDN 37 Panaikang. Ia dikenal sebagai atlet berpengalaman yang tampil konsisten pada berbagai ajang internal PGRI. Ketekunan menjalani latihan menjadi salah satu kekuatan utamanya dalam menghadapi pertandingan.
Sementara Hergianti Puji Astuti, guru PPPK di UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, dikenal sebagai atlet muda dengan semangat juang tinggi.
Kekompakan duet keduanya dinilai menjadi modal besar bagi Maros untuk kembali bersaing di papan atas cabang petanque.
Tim petanque putri Maros dilatih Ashadi Nawawi, S.Pd, guru UPTD SDN 60 Moncongloe Lappara yang selama ini aktif membina dan mendampingi atlet selama persiapan menuju Sidrap.
āDengan latihan yang disiplin dan tekad yang kuat, kami yakin tim putri mampu kembali mempersembahkan emas untuk PGRI Maros,ā kata Arham.
Sementara itu, tim petanque putra Maros juga datang dengan optimisme tinggi setelah pada Porseni 2023 mampu menembus babak perempat final.
Dua atlet yang akan diturunkan yakni Wardiman Joyo Wirahman, S.Pd dan Ridzky Al Insyirah.
Wardiman Joyo Wirahman merupakan guru PNS di UPTD SDN 177 Inpres Borong Kaluku. Ia dikenal memiliki kemampuan teknik dan akurasi lemparan yang cukup baik dalam permainan petanque.
Sedangkan Ridzky Al Insyirah yang bertugas di UPTD SDN 21 Sanggalea menjadi salah satu atlet muda potensial yang terus menunjukkan perkembangan selama masa latihan.
Tim petanque putra dilatih Awaluddin, S.Pd, guru PPPK di UPTD SDN 127 Inpres Moncongloe. Ia terus mematangkan strategi dan kekompakan tim jelang pertandingan di Sidrap.
Arham mengakui persaingan cabang petanque pada Porsenijar 2026 diprediksi berlangsung ketat karena sejumlah daerah menurunkan atlet hasil seleksi pra Porprov Sulsel.
āKompetisi pasti ketat dan menegangkan. Tetapi tim petanque Maros tetap optimistis mampu mempertahankan emas di nomor putri dan membawa pulang medali di nomor putra,ā tandasnya. ***



