Sesditjen Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen Dorong Pegawai BPPMPV KPTK Kuatkan Integritas Lewat Semangat “KOMPAK”

MAKASSAR – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi, dan Ketenagalistrikan (BPPMPV KPTK) menggelar Acara Penguatan Integritas, Etos Kerja, dan Profesionalisme Pegawai, Senin (24/8/2026) di Aula Serbaguna BPPMPV KPTK. Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Bapak Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D. sebagai narasumber utama.
Acara yang berlangsung di Aula BPPMPV KPTK ini menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai untuk memperkuat budaya kerja di lingkungan UPT Kemendikdasmen wilayah Indonesia Timur.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala BPPMPV KPTK, Lismanto. Dalam sambutannya, Lismanto menguraikan panjang perjalanan lembaganya.
“BPPMPV KPTK mulai dibangun sejak tahun 2008. Sempat vakum dalam jangka waktu yang lama, kantor ini baru diberdayakan kembali pada tahun 2013 dan kini berjalan normal dengan tiga bidang utama, yaitu Bidang Kelautan, Bidang Perikanan, dan Bidang TIK,” jelas Lismanto.
Ia juga memaparkan berbagai fasilitas yang kini dimiliki BPPMPV KPTK, mulai dari fasilitas budidaya dan laboratorium, hingga fasilitas olahraga untuk menunjang kebugaran pegawai.
Lebih lanjut, Lismanto menyampaikan terkait aset lahan. “Lokasi kantor seluas 9 HA ini telah resmi dihibahkan oleh Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan. Saat ini kami juga sedang mengajukan permohonan perluasan lahan di sekitar kantor yang masih menjadi milik Pemda Provinsi Sulsel,” terangnya.
Di akhir sambutan, Lismanto memohon arahan dari Sesditjen Pendidikan Vokasi agar peran BPPMPV KPTK ke depan semakin maju dan memberi dampak nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.
Memasuki sesi inti, Sesditjen Suparto tampil membawakan arahan dengan membuka lewat pantun yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh audiens.
Kehadiran beliau di Sulsel, kata Suparto, merupakan bagian dari rangkaian Pelaksanaan MTQ lingkup Kemendikdasmen. “Menyempatkan diri hadir di UPT BPPMPV KPTK ini merupakan satu kesyukuran tersendiri bagi saya,” ujarnya.
Dalam arahannya, Sesditjen Suparto menyampaikan program strategis Kemendikdasmen. “Pada tahun 2029 kita akan membangun 500 Sekolah Nasional Terintegrasi atau SNT. Untuk tahun 2026 ini telah dibangun 17 SNT. Dan di Gowa ini kita bangun SNT 09 yang berlokasi sementara di lingkungan BPPMPV KPTK,” ungkapnya.
Lebih jauh, beliau menekankan bahwa kunci kesuksesan tugas adalah motivasi. “Hanya orang yang memiliki motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik yang bisa sukses. Mereka adalah orang yang mengamalkan _life long learning process*,” tegasnya.
Motivasi tersebut, lanjut Suparto, dapat ditumbuhkan melalui habituasi dalam kegiatan sehari-hari. Caranya adalah dengan menerapkan nilai KOMPAK:
1. Komitmen
2. Orientasi Hasil
3. Mandiri
4. Profesionalisme
5. Akuntabilitas
6. Kolaborasi
“Manifestasi dari KOMPAK adalah memberdayakan orang-orang yang cerdas dalam sebuah instansi. Dengan itu, lembaga kita akan maju,” pungkas Sesditjen Suparto yang kembali ditutup dengan tepuk tangan meriah.
Perlu diketahui, kunjungan kerja Sesditjen Suparto ke BPPMPV KPTK ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya sejak menjabat.
Usai memberikan arahan, Sesditjen, Suparto didampingi Kepala BPPMPV KPTK Lismanto melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Gedung Simulasi Kapal, Kolam Budidaya Ikan, dan fasilitas penunjang lainnya di lingkungan BPPMPV KPTK.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi penguat semangat bagi seluruh pegawai BPPMPV KPTK untuk bekerja dengan integritas tinggi, etos kerja yang kuat, dan profesionalisme demi mendukung transformasi pendidikan vokasi nasional (M. Hasri)


