Daerah

SMAN 1 Soppeng Gelar IHT, Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Pengelolaan E-Kinerja

SOPPENG – SMA Negeri 1 Soppeng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (GTK) melalui kegiatan In House Training (IHT) bertema “Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Pengelolaan E-Kinerja”. Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri Siti Zulfamia Indrasari, S.Pd., M.Pd. dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
IHT yang dilaksanakan ini menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi GTK di lingkungan SMAN 1 Soppeng, khususnya dalam menghadapi tuntutan transformasi digital di bidang pendidikan. Jumat (21/08/2026)
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dr. H. Settaraming, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa melalui kegiatan IHT, para guru diharapkan semakin memahami tata kelola E-Kinerja serta mampu memanfaatkannya secara efektif sebagai instrumen untuk mendukung peningkatan kualitas kinerja dan pembelajaran.
“Melalui IHT ini, guru diharapkan semakin memahami tata kelola E-Kinerja dan mampu memanfaatkannya secara efektif untuk meningkatkan kualitas kinerja serta pembelajaran,” ujarnya.
E-Kinerja menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu guru mendokumentasikan, memantau, dan mengevaluasi kinerja secara lebih sistematis. Dengan pengelolaan yang tepat, guru dapat mengetahui capaian kinerja sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Penerapan E-Kinerja juga membawa perubahan terhadap pola evaluasi kinerja yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual. Data yang terdokumentasi secara digital dapat menjadi bagian dari bukti kinerja sehingga proses penilaian dapat dilakukan secara lebih objektif, terukur, dan transparan.
Selain itu, guru dapat memantau perkembangan kinerjanya secara berkala, melakukan refleksi, menyesuaikan strategi pembelajaran, serta menyusun perencanaan yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Peningkatan kompetensi dan kinerja guru pada akhirnya diharapkan memberikan dampak positif terhadap peserta didik. Guru yang mampu memanfaatkan data kinerja secara optimal dapat melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran dan menyesuaikan metode mengajar dengan karakteristik serta kebutuhan siswa.
Melalui pelaksanaan IHT ini, SMAN 1 Soppeng diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan sistem pendidikan berbasis digital. Para guru tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga menjadikannya sebagai instrumen untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan peningkatan kualitas kinerja secara berkelanjutan, sekaligus menjadi langkah strategis SMAN 1 Soppeng dalam membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.(*)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda