Berita

Prof Budu Puji Fasilitas Kedokteran UKIP, Berharap Kampus Punya Rumah Sakit Sendiri

Makassar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof Dr Budu, PhD, SpM(K), mengunjungi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar. Pada kunjungan tersebut, Prof Budu meninjau langsung fasilitas pembelajaran Fakultas Kedokteran UKI Paulus.

Kunjungan berlangsung di Kampus UKI Paulus, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 13, Makassar, Kamis (22/10/2026).

Prof Budu didampingi Rektor UKI Paulus, Prof Dr Agus Salim, SH, MH, saat berkeliling melihat sarana dan prasarana pendidikan kedokteran.

Sejumlah fasilitas yang ditinjau meliputi laboratorium anatomi, laboratorium komputer, laboratorium kering, dan laboratorium basah.

Prof Budu mengapresiasi kesiapan fasilitas yang dimiliki Fakultas Kedokteran UKI Paulus untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.

“Fasilitas Fakultas Kedokteran UKIP sudah sangat standar untuk pembelajaran mahasiswa baru. Saya melihat langsung laboratorium anatomi, laboratorium komputer, laboratorium kering, dan laboratorium basah. Semuanya sudah sangat siap,” kata Prof Budu.

Prof Budu Optimistis Fakultas Kedokteran UKIP Berkembang

Prof Budu menyampaikan keyakinannya terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran UKI Paulus di bawah kepemimpinan Rektor Prof Agus Salim.

Menurutnya, kesiapan fasilitas menjadi modal penting bagi universitas untuk mengembangkan pendidikan kedokteran, khususnya dalam melayani kebutuhan calon mahasiswa dari Kawasan Timur Indonesia.

“Saya sangat yakin dengan kepemimpinan Rektor UKIP Prof Agus Salim, Fakultas Kedokteran ini akan terus berkembang sejalan dengan semakin banyaknya peminat yang ingin masuk fakultas kedokteran,” ungkapnya.

Prof Budu juga mengingatkan pihak kampus agar seluruh fasilitas yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik.

“Fasilitas yang sudah ada ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk pembelajaran pendidikan kedokteran,” ujarnya.

Prof Budu Harap UKIP Punya Rumah Sakit Sendiri

Selain meninjau laboratorium, Prof Budu mendorong UKI Paulus mempersiapkan pengembangan fasilitas pendidikan profesi dokter.

Ia berharap universitas tersebut suatu saat memiliki rumah sakit sendiri yang dapat mendukung pendidikan klinis mahasiswa kedokteran.

“Suatu saat nanti saya berharap bisa melihat suasana rumah sakit yang menjadi tempat pendidikan profesi dokter. Mudah-mudahan UKIP suatu saat dapat menghadirkan rumah sakit sendiri,” katanya.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan fakultas kedokteran.

Fakultas Kedokteran UKIP Terima 25 Mahasiswa

Sementara itu, Rektor UKI Paulus Prof Agus Salim menjelaskan perkembangan penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Dari 67 calon mahasiswa yang mendaftar, sebanyak 25 orang dinyatakan lolos seleksi dan diterima.

Agus Salim mengatakan penerimaan mahasiswa kedokteran dilakukan melalui seleksi ketat untuk menjaga kualitas pendidikan.

Pihak universitas juga menargetkan mahasiswa angkatan pertama Program Sarjana Kedokteran dapat mengikuti wisuda pada tahun akademik 2029.

Fakultas Kedokteran UKI Paulus sebelumnya memperoleh izin operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 3 November 2025.

Izin tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 971/B/O/2025 yang mencakup Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.

“Pembukaan Program Studi Kedokteran di UKIP merupakan tonggak sejarah penting bagi kampus. Kehadiran prodi ini bukan hanya memperluas bidang keilmuan di UKIP, tetapi juga jadi bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan layanan kesehatan dan pemerataan tenaga medis di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan,” ujar Agus Salim dalam keterangannya sebelumnya.

Kunjungan Seusai Diskusi Angka Kredit Dosen

Kunjungan Prof Budu ke Fakultas Kedokteran UKI Paulus berlangsung seusai menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Tim Penilai Angka Kredit Dosen Perguruan Tinggi lingkup LLDIKTI Wilayah IX.

Kegiatan tersebut digelar di Kampus UKI Paulus Makassar pada Kamis (22/10/2026).

Seusai mengikuti diskusi, Prof Budu diajak Rektor Agus Salim melihat langsung perkembangan fasilitas kampus, terutama sarana pembelajaran kedokteran.

Kunjungan itu menjadi kesempatan bagi pimpinan LLDIKTI Wilayah IX untuk melihat kesiapan UKI Paulus dalam menyelenggarakan pendidikan kedokteran.

Prof Budu berharap fasilitas yang telah disiapkan terus dikembangkan agar Fakultas Kedokteran UKI Paulus mampu berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan kedokteran dan memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia Timur.(*)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda