Advetorial

FSD UNM Gelar Seminar Nasional 2026, Soroti Peran Seni dan Desain di Tengah Krisis Lingkungan

Makassar: – Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) akan menggelar Seminar Nasional dengan tema besar “Seni, Desain dan Krisis Lingkungan: Dari Pesan ke Praktik Berdampak dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026 di Gedung Theater Pinisi / Ballroom UNM dengan pelaksanaan secara hybrid.

Seminar nasional ini hadir sebagai respon akademik terhadap isu krisis lingkungan yang semakin mendesak. FSD UNM memandang bahwa seni dan desain tidak hanya berperan sebagai medium ekspresi estetika, tetapi juga memiliki kekuatan strategis sebagai agen perubahan untuk membangun kesadaran ekologis dan mendorong praktik-praktik yang berkelanjutan. Melalui tema tersebut, panitia ingin menjembatani pesan-pesan lingkungan yang sering berhenti pada tataran wacana menjadi sebuah praktik nyata yang berdampak.

Ketua panitia pelaksana, Dr. Andi Baetal Muqaddas, M.Sn  menyampaikan bahwa seminar ini dibuka dengan skema Call For Papers sehingga memberikan ruang luas bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi untuk berkontribusi. Panitia menargetkan keterlibatan yang luas dari berbagai kalangan.

Tiga narasumber utama dihadirkan dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Narasumber pertama adalah Prof. Dr. J. Julia, S.Pd.,M.Pd. Guru Besar dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Narasumber kedua adalah Dr. Intan Reski Mutias, M.Ds.  akademisi di bidang Desain Komunikasi Visual dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Narasumber ketiga adalah Prof. Sofyan Salam, MA., Ph.D. Guru Besar Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Ketiganya akan mengupas peran seni dan desain dalam konteks lingkungan dari perspektif pendidikan, komunikasi visual, hingga praktik seni itu sendiri.

Untuk memperkaya diskusi, panitia menetapkan tujuh sub tema yang relevan dengan isu kontemporer. Sub tema tersebut meliputi Seni dan Kesadaran Lingkungan, Desain Komunikasi Visual dan Komunikasi Lingkungan, Animasi dan Media Digital, Seni Pertunjukan dan Ekologi, Pendidikan Seni dan Lingkungan, Kearifan Lokal dan Keberlanjutan, serta Industri Kreatif dan Sustainable Design. Ketujuh sub tema ini diharapkan mampu mengakomodir keragaman penelitian dan karya dari para peserta pemakalah.

Panitia membuka kesempatan bagi berbagai lapisan masyarakat untuk terlibat. Peserta yang disasar antara lain mahasiswa, guru, peneliti, dosen dan akademisi, praktisi seni dan desain, pelaku industri kreatif, serta komunitas seni dan budaya. Dengan pelibatan multipihak ini, diharapkan terbangun jejaring kolaborasi antara dunia akademik dengan praktisi lapangan dalam upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan seni dan desain.

Dalam hal kontribusi, panitia menetapkan biaya yang terjangkau. Untuk kategori pemakalah plus prosiding dikenakan biaya Rp300.000 yang sudah termasuk seminar kit, sertifikat, dan prosiding. Untuk peserta umum sebesar Rp100.000 dan untuk kategori mahasiswa sebesar Rp50.000, keduanya mendapatkan seminar kit dan sertifikat.

Tahapan untuk menjadi pemakalah telah diatur secara sistematis. Tahapan dimulai dari pengiriman abstrak, seleksi atau review abstrak, pengumuman hasil seleksi, pengiriman full paper, presentasi pada sesi seminar, penyuntingan artikel, hingga publikasi prosiding sesuai penerbitan. Panitia juga telah menetapkan tanggal penting. Batas akhir penerimaan abstrak pada 13 Oktober 2026, batas akhir pengumpulan full paper pada 20 Oktober 2026, dan pelaksanaan seminar pada 27 Oktober 2026. Untuk informasi dan registrasi, peserta dapat menghubungi kontak person panitia yakni Dr. Andi Baetal Muqaddas, M.Sn. di nomor 081342433706, Hasnawati, S.Pd.,M.Pd. di nomor 081328448241, dan Muhammad Zia Ulhaq, S.Pd., M.I.Kom di nomor 082193294249.

Pendaftaran juga dapat dilakukan dengan memindai QR Code yang tertera pada poster resmi atau melalui tautan http://s.id/Daftar-Semnas-FSDUNM2026.

Melalui seminar nasional ini, FSD UNM berharap dapat melahirkan gagasan-gagasan baru, karya-karya yang relevan, serta rekomendasi praktik seni dan desain yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga bertanggung jawab secara ekologis dan berkelanjutan untuk masa depan. (SDM, Dosen FSD UNM)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda