Transformasi Teaching University, Unismuh Makassar Susun Strategi 2026-2027 di Malino

Makassar. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Akademik 2026-2027 di Malino Highlands, Kabupaten Gowa, Selasa-Rabu (25-26/8/2026).
Sebanyak 304 peserta dijadwalkan mengikuti Raker yang mengusung tema “Transformasi Teaching University Berdampak, Berkelanjutan dan Bereputasi Global.”
Peserta berasal dari berbagai unsur di lingkungan Unismuh Makassar, mulai Badan Pembina Harian (BPH), rektorat, pascasarjana, fakultas, program studi, badan, lembaga, direktorat, pusat, unit, hingga sejumlah amal usaha.
Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, S.Sos., M.Si., selaku penanggung jawab kepanitiaan mengatakan, Raker tidak sekadar menjadi forum menyusun agenda tahunan.
Forum tersebut diarahkan menjadi ruang konsolidasi agar program dari seluruh unit bergerak dalam satu arah untuk mencapai sasaran strategis universitas.
“Raker ini harus melahirkan program yang realistis, terukur, dan dapat dilaksanakan. Yang paling penting, setiap unit tidak berjalan sendiri-sendiri. Kita ingin seluruh sumber daya Unismuh bergerak dalam satu arah untuk mendukung target institusi,” kata Ihyani saat memberikan arahan pada Rapat Panitia Raker secara virtual, Ahad (23/8/2026).
Transformasi Teaching University
Menurut Ihyani, tema transformasi teaching university harus diterjemahkan menjadi program konkret pada setiap unit.
Program tidak hanya berorientasi pada pencapaian target internal, tetapi juga harus dilihat dari manfaat yang dihasilkan, keberlanjutannya, serta kontribusinya dalam memperkuat reputasi Unismuh Makassar di tingkat nasional maupun global.
Raker merupakan kelanjutan dari rangkaian pra-Raker yang telah berlangsung sejak Juli 2026.
Seluruh unit sebelumnya diarahkan menyusun program kerja yang memiliki keterkaitan dengan mutu akademik, tata kelola, akreditasi, kemahasiswaan, pengembangan sumber daya, hingga reputasi universitas.
Berbagai usulan tersebut selanjutnya akan dikonsolidasikan di Malino untuk menjadi program kerja Unismuh Makassar Tahun Akademik 2026-2027.
Evaluasi Diri Jadi Dasar Susun Program
Ketua Badan Perencanaan Unismuh Makassar, Prof. Dr. Nursalam, M.Si., mengatakan evaluasi diri menjadi salah satu pijakan utama dalam penyusunan program.
Evaluasi dilakukan untuk membaca kondisi universitas secara objektif, termasuk kekuatan, kelemahan, peluang, tantangan, kendala, dan ancaman.
“Program kerja tidak boleh lahir hanya karena kegiatan itu pernah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Kita harus melihat capaian, masalah yang masih ada, target yang hendak dicapai, indikator keberhasilan, dan dampaknya bagi universitas,” ujar Nursalam.
Menurutnya, pendekatan tersebut dibutuhkan agar setiap unit mampu menentukan prioritas serta menghindari terjadinya tumpang tindih program.
Perencanaan juga diharapkan menjadi instrumen pengendalian dan peningkatan kinerja, bukan sebatas dokumen administratif yang selesai setelah Raker.
Peserta Dibagi Lima Komisi
Sekretaris Badan Perencanaan Unismuh Makassar, Dr. Ir. Rahmi, S.Pi., M.Si., IPU., menjelaskan peserta Raker akan dibagi dalam lima komisi.
Komisi I membahas Akademik dan Kerja Sama, sedangkan Komisi II membahas Sumber Daya, Administrasi Umum, Keuangan, dan Aset.
Komisi III membahas Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Kemahasiswaan, Alumni, dan Kaderisasi.
Komisi IV membahas Sistem Informasi, Penjaminan Mutu, Perencanaan, dan Daya Saing.
Adapun Komisi V secara khusus membahas Kebijakan Universitas.
“Setiap komisi diharapkan tidak hanya menginventarisasi kegiatan. Pembahasannya harus sampai pada program prioritas, indikator capaian, keterhubungan antarunit, dan kontribusinya terhadap sasaran strategis universitas,” kata Rahmi.
Hasil pembahasan setiap komisi nantinya dipresentasikan dalam sidang pleno untuk menyatukan program lintas bidang sebelum ditetapkan menjadi bagian dari program kerja universitas.
Rektor Paparkan Capaian Unismuh
Rangkaian Raker akan diawali pembukaan dan pengarahan.
Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof. Dr. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak., CA., dijadwalkan memberikan paparan mengenai sarana dan prasarana kampus serta arah pengembangannya.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU., selanjutnya akan memaparkan capaian kinerja universitas sekaligus arah pengembangan Unismuh.
Prof. Nursalam kemudian memberikan penjelasan umum dan teknis Raker sebelum para Wakil Rektor menyampaikan metode dan capaian kinerja pada bidang masing-masing.
Malam harinya, peserta mengikuti sidang lima komisi untuk membahas program dan kebijakan strategis.
Outbound Perkuat Kekompakan
Memasuki hari kedua, Rabu (26/8/2026), peserta akan mengikuti kegiatan outbound.
Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat keakraban, kekompakan, dan kerja tim antarpimpinan serta pengelola berbagai unit di lingkungan Unismuh Makassar.
Setelah outbound, agenda dilanjutkan dengan pemaparan hasil masing-masing komisi dalam sidang pleno.
Ihyani berharap Raker di Malino menghasilkan kesepakatan yang dapat langsung diterjemahkan dalam program nyata selama Tahun Akademik 2026-2027.
“Yang ingin kita bangun adalah kesamaan langkah. Ketika program akademik, sumber daya, kemahasiswaan, AIK, digitalisasi, penjaminan mutu, perencanaan, dan daya saing bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih besar bagi kemajuan Unismuh,” ujarnya. ****


