Hawa Nafsu: Musuh yang Bersembunyi di Dalam Diri

Soppeng, 4 September 2026 — Kegiatan Literasi Al-Qur’an Jumat di SMKN 3 Soppeng kembali diisi dengan tausiah yang sarat pesan moral dan pembentukan karakter. Pada kesempatan tersebut, Ustadz Nasaruddin, Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Soppeng untuk wilayah Kecamatan Liliriaja, menyampaikan ceramah dengan tema “Hawa Nafsu: Musuh yang Bersembunyi di Dalam Diri.”
Di hadapan seluruh murid SMKN 3 Soppeng, Ustadz Nasaruddin mengajak para murid untuk memahami bahwa hawa nafsu merupakan salah satu tantangan terbesar dalam kehidupan manusia. Hawa nafsu dapat mendorong seseorang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai agama apabila tidak dikendalikan dengan iman, akal, dan ketakwaan.
Dalam ceramahnya, Ustadz Nasaruddin menekankan pentingnya mengenali, mengendalikan, dan mengarahkan hawa nafsu kepada hal-hal yang positif. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kemampuan untuk membedakan antara keinginan yang membawa kebaikan dan keinginan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Jangan sampai kita menjadi orang yang dikendalikan oleh keinginan sendiri. Jadikan iman dan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menentukan setiap langkah kehidupan,” pesan Ustadz Nasaruddin kepada para murid.
Ia juga mengajak seluruh murid untuk menjadikan kegiatan Literasi Al-Qur’an sebagai momentum memperkuat keimanan dan membangun akhlak. Membaca dan memahami Al-Qur’an tidak hanya dilakukan sebagai rutinitas, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.
Ustadz Nasaruddin berharap seluruh warga SMKN 3 Soppeng senantiasa menjaga kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang religius, santun, disiplin, dan berkarakter.
Ia secara khusus berpesan kepada para murid agar mampu menggunakan masa muda untuk belajar, berkarya, beribadah, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Kegiatan Literasi Al-Qur’an setiap hari Jumat di SMKN 3 Soppeng diharapkan terus menjadi ruang pembinaan spiritual dan karakter bagi seluruh murid. Melalui kegiatan tersebut, sekolah tidak hanya berupaya mencetak generasi yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga generasi yang memiliki iman, akhlak mulia, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
“Taklukkan hawa nafsu sebelum hawa nafsu menaklukkan diri. Jadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam setiap langkah kehidupan.”(ical)



