Daerah

“Na Iyya Apponangnga Accae Iyana Tu Ri Lampue”: Pesan Kejujuran Menggema di Maulid Nabi SMKN 2 Pinrang

PINRANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H berlangsung khidmat di Masjid Darul ‘Ilmi SMKN 2 Pinrang, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik.

Kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lisda Wandari, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan sambutan Kepala SMKN 2 Pinrang, H. Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, H. Abdul Kadir menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan, warga sekolah dan orang tua siswa atas kehadirannya. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Pinrang dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap kemajuan pendidikan.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Maulid tahun ini dinakhodai MGMP PAI SMKN 2 Pinrang yang juga mendampingi siswa dalam menuntaskan hafalan Al-Qur’an.

Turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Lurah Penrang, Kepala KUA Kecamatan Watang Sawitto, Babinsa, Bhabinkamtibmas, jajaran Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama, Ketua Baznas Kabupaten Pinrang, orang tua siswa serta para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Pinrang.

Menariknya, kegiatan ini melibatkan siswa sebagai pembawa acara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab.

Cerdas Harus Bersama Kejujuran

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Baharuddin Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sejumlah program prioritas pendidikan karakter Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, di antaranya hafalan Juz 28, 29 dan 30, karantina Ramadan untuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an serta program sedekah Rp1.000 per hari.

Ia menekankan pentingnya peserta didik menjaga akhlak dan perilaku positif.

Sementara itu, penceramah Maulid, Prof. (HC) Dr. H. Muh. Idris Usman, S.Ag., M.A., mengajak peserta meneladani sifat Rasulullah SAW, khususnya fathonah atau kecerdasan, yang harus berjalan bersama kejujuran.

Dalam ceramahnya, ia mengangkat kisah Kajao Laliddong dari Kerajaan Bone dan menyampaikan ungkapan Bugis:

“Na iyya apponangnga accae iyana tu ri lampue.”

Ungkapan tersebut mengandung pesan bahwa kualitas kecerdasan seseorang tidak dapat dipisahkan dari kejujuran. Ia mengingatkan peserta didik untuk menjauhi kebohongan dan membuktikan kejujuran melalui tindakan nyata.

Prof. Idris Usman juga menegaskan bahwa tujuan pendidikan bukan sekadar mengejar profesi, tetapi membentuk generasi yang berakhlakul karimah, menghormati orang tua dan guru serta memiliki karakter yang baik.

Baznas Serahkan Bantuan

Usai ceramah, Baznas Kabupaten Pinrang menyerahkan bantuan kepada 13 siswa, masing-masing sebesar Rp350.000.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Para siswa mengikuti kegiatan dengan disiplin hingga selesai dan mendapat apresiasi dari Kepala SMKN 2 Pinrang.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMKN 2 Pinrang akhirnya menjadi momentum untuk meneguhkan satu pesan penting: kecerdasan akan semakin bermakna ketika dibangun di atas kejujuran dan akhlak mulia.(nr_humas)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda