Daerah

Juara Nasional UKBI, SMA 2 Parepare Berbagi Praktik Baik: Kenali UKBI Adaptif dan Dua Kategori Utamanya

PAREPARE – Sebagai sekolah yang telah mengukir prestasi gemilang hingga tingkat nasional dalam ajang Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), SMA Negeri 2 Parepare dipercaya menjadi rujukan utama bagi satuan pendidikan se-Wilayah VIII untuk berbagi pengalaman dan strategi sukses. Kesempatan emas ini terwujud dalam kegiatan Penguatan Literasi Kebahasaan sekaligus Persiapan Giat UKBI 2026 yang diselenggarakan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Senin (18/5/2026).
Sudirman, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana sekaligus penanggung jawab kegiatan UKBI di SMA Negeri 2 Parepare, hadir secara khusus untuk memaparkan praktik baik yang telah membawa sekolahnya meraih gelar juara nasional. Di hadapan puluhan guru dan pendidik perwakilan SMA serta SMK se-Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare, ia menguraikan secara rinci materi teknis yang menjadi dasar keberhasilan mereka, termasuk pemahaman mendalam mengenai sistem pelaksanaan terbaru yaitu UKBI Adaptif.
Dalam penjelasannya, Sudirman menyampaikan bahwa secara mendasar, UKBI merupakan sarana uji yang bertujuan untuk mengukur tingkat kemahiran seseorang dalam menggunakan bahasa Indonesia. Sementara itu, bentuk terbarunya yang dikenal sebagai UKBI Adaptif adalah metode pelaksanaan tes yang dilakukan secara daring atau dalam jaringan, yang dirancang khusus untuk mengukur tingkat kemampuan berbahasa penutur bahasa Indonesia dengan sistem penilaian yang menyesuaikan kemampuan peserta secara langsung dan akurat.
Lebih jauh, Sudirman menegaskan bahwa ada dua kategori besar kegiatan dalam pelaksanaan UKBI yang wajib dipahami dan dilaksanakan secara maksimal oleh setiap sekolah jika ingin memperoleh hasil terbaik. Kategori pertama adalah Tes UKBI, yakni kegiatan inti di mana siswa mengikuti serangkaian ujian kemahiran berbahasa dengan alur pelaksanaan yang baku, mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, pelaksanaan ujian, hingga penerbitan sertifikat hasil uji. Sedangkan kategori kedua adalah Apresiasi Giat UKBI, yang berupa partisipasi sekolah dalam ajang lomba pendukung dengan cara membuat berbagai karya dokumentasi dan promosi, seperti video testimoni atau ajakan yang diunggah lewat akun Instagram sekolah, video proses pelaksanaan yang diunggah ke kanal YouTube, tulisan berupa artikel, hingga foto terbaik yang merekam momen kegiatan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan SMA Negeri 2 Parepare meraih prestasi tertinggi di tingkat nasional tidak terlepas dari penanganan serius dan menyeluruh terhadap kedua kategori tersebut. Mulai dari mempersiapkan kemampuan akademik siswa hingga menciptakan karya dokumentasi yang kreatif dan informatif, semua dilakukan dengan standar kualitas terbaik agar nilai yang diperoleh pun maksimal.
Pemaparan materi yang lengkap, jelas, dan didukung pengalaman nyata dari sekolah juara nasional ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh peserta kegiatan. Salah satunya diungkapkan oleh Murdani, guru perwakilan dari SMA Negeri 10 Pinrang. Menurutnya, kehadiran dalam kegiatan ini menjadi langkah yang sangat tepat dan membuka wawasan baru bagi dirinya maupun sekolahnya.
“Tahun ini menjadi momen yang sangat baik bagi kami, karena kami berkesempatan mengikuti kegiatan strategis dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII. Mendapatkan materi langsung dari sekolah yang sudah terbukti juara di tingkat nasional seperti SMA 2 Parepare adalah peluang emas. Ini menjadi bekal utama kami untuk memaksimalkan persiapan di sekolah masing-masing,” ungkap Murdani mewakili rekan-rekan peserta yang hadir.
Sementara itu, Aldy selaku Ketua Panitia Pelaksana kembali mengingatkan agar ilmu, rincian teknis, dan panduan yang telah dibagikan dalam kegiatan hari ini dapat segera disebarluaskan dan dibagikan kembali kepada rekan-rekan pendidik lainnya di sekolah masing-masing. Harapannya, materi ini menjadi acuan bersama dan memacu semangat seluruh satuan pendidikan di wilayah binaan untuk berprestasi setinggi mungkin, mengikuti jejak kesuksesan yang telah ditorehkan oleh SMA Negeri 2 Parepare.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antar satuan pendidikan, di mana pengalaman dan prestasi tingkat nasional dijadikan modal bersama untuk memacu peningkatan kualitas literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia di seluruh wilayah pembinaan.(Aldhyhumascabdinpendwilviii)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda