Daerah

Dari London untuk Pinrang: Chef Halimah Gazi Menginspirasi Siswa SMKN 2 Pinrang melalui Penguatan Karakter Menuju Karier Global

Pinrang, 20 Juli 2026 – Komitmen SMKN 2 Pinrang dalam menghadirkan pembelajaran berbasis dunia kerja internasional kembali diwujudkan melalui International Culinary Sharing Session bersama Chef Halimah Gazi, seorang profesional kuliner Indonesia yang telah berkarier lebih dari 17 tahun di industri gastronomi London.
Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Edotel SMKN 2 Pinrang, Senin (20/7/2026), menjadi momentum berharga dalam memperkuat karakter, memperluas wawasan, dan membangkitkan semangat peserta didik untuk meniti karier di tingkat internasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SMKN 2 Pinrang, H. Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd., Humas SMKN 2 Pinrang, Ketua Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), guru produktif APHP, guru produktif Perhotelan, serta siswa-siswi Program Keahlian APHP dan Perhotelan yang mengikuti sesi dengan penuh antusias.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 2 Pinrang, H. Abdul Kadir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesediaan Chef Halimah berbagi pengalaman dan inspirasi kepada para peserta didik.
“Ini merupakan suatu keberkahan bagi SMKN 2 Pinrang. Kehadiran Chef Halimah Gazi memberikan motivasi sekaligus membuka wawasan siswa-siswi bahwa mereka memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan berkarier di dunia kerja internasional apabila dipersiapkan dengan baik sejak di bangku sekolah,” ujarnya.
Sebagai Chef di St. John Beaumont Boarding School, Windsor, England, Chef Halimah membagikan perjalanan kariernya selama lebih dari 17 tahun berkarya di berbagai institusi pendidikan bergengsi di Inggris. Menurutnya, keberhasilan menembus dunia kerja internasional tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh karakter, etos kerja, dan sikap profesional.
“Untuk dapat menembus dunia kerja internasional dibutuhkan mental yang kuat, ketekunan, kemauan untuk terus belajar (willingness to learn), serta kemampuan memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Dalam sesi yang berlangsung interaktif, Chef Halimah mengajak peserta didik untuk memiliki growth mindset, berani memulai dari bawah, serta tidak pernah berhenti mengembangkan kemampuan diri.
“Menjadi seorang chef atau bekerja di bidang hospitality adalah perjalanan dari zero to hero. Jangan pernah berhenti belajar karena teknologi dan kebutuhan industri terus berkembang. Di luar negeri, masyarakat sangat bangga menggunakan produk negaranya sendiri. Karena itu, mulailah dari diri sendiri untuk mencintai, menggunakan, dan membanggakan produk Indonesia,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama dalam meraih kesuksesan. Nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar sepanjang hayat menjadi kualitas yang sangat dibutuhkan oleh dunia industri.
“Ilmu dapat diperoleh melalui proses belajar, keterampilan dapat diasah melalui latihan dan pengalaman. Namun, karakter adalah penentu yang akan membawa seseorang meraih kepercayaan dan kesuksesan dalam kariernya,” jelasnya.
Sesi diskusi menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Ketua Program Keahlian dan para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung mengenai persiapan memasuki dunia kerja internasional, tantangan bekerja di luar negeri, hingga kiat membangun profesionalisme dan daya saing di industri hospitality.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMKN 2 Pinrang dalam memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri global. Kehadiran praktisi internasional seperti Chef Halimah Gazi tidak hanya memperkaya wawasan peserta didik, tetapi juga menanamkan keyakinan bahwa lulusan SMK memiliki peluang yang sama untuk berkiprah di panggung dunia apabila dibekali kompetensi, karakter, dan semangat belajar yang tinggi.
Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Pinrang kembali menegaskan visinya sebagai sekolah vokasi yang terus membangun lulusan berkarakter, kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja internasional. Sebab, profesionalisme tidak lahir dari kemampuan semata, melainkan dari karakter yang kuat dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.(nr_humas)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda