Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen Kawal Akuntabilitas Revitalisasi Sekolah di Makassar

Upaya percepatan program Revitalisasi Pendidikan terus digenjot oleh pemerintah. Namun, kecepatan ini tetap dibarengi dengan pengawasan ketat untuk menjamin akuntabilitas anggaran. Terbaru, tim Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen melakukan pemeriksaan mendalam terkait swakelola bantuan revitalisasi di sejumlah sekolah di Makassar, termasuk menyasar sekolah swasta.
Program Revitalisasi Sekolah yang tengah berjalan tidak hanya menuntut progres fisik yang cepat, tetapi juga kepatuhan administrasi yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan turunnya tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendikdasmen guna melakukan pemeriksaan intensif terhadap penggunaan dana bantuan swakelola di berbagai satuan pendidikan di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemeriksaan ini menegaskan bahwa pengawasan pemerintah tidak tebang pilih. Selain sekolah negeri, sekolah swasta pun mendapatkan audit serupa demi memastikan bantuan revitalisasi tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Salah satu titik yang menjadi fokus pemeriksaan adalah SLB YPAC Makassar. Di lokasi ini, tim dari Irjen Kemendikbud Ristek yang didampingi oleh tenaga ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknis dan laporan pertanggungjawaban program revitalisasi.
Dalam keterangannya, Aldiwiyanto menekankan pentingnya peran inspektorat sebagai pengawal jalannya program. Sifat pemeriksaan yang cepat namun tetap akuntabel menjadi kunci agar proses pembangunan tidak terhambat oleh kendala administratif di kemudian hari.

Kerja sama antara auditor dari kementerian dan tenaga ahli teknis dari perguruan tinggi ternama seperti ITB bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas bangunan dan pemanfaatan dana bantuan swakelola memenuhi standar nasional yang telah ditetapkan.
Langkah preventif dan audit ketat ini diharapkan dapat meminimalisir potensi penyimpangan, sehingga visi revitalisasi untuk meningkatkan mutu fasilitas pendidikan di Indonesia, baik di sekolah negeri maupun swasta, dapat terwujud dengan maksimal. (heryanto)



