Perkuat Sinergi, 15 SMK Muhammadiyah DKI Jakarta Lakukan Studi Tiru ke SMK Muhammadiyah 2 Bontoala

MAKASSAR – Momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SMK Muhammadiyah se-Indonesia yang digelar di Makassar dimanfaatkan dengan baik oleh jajaran pendidikan Muhammadiyah. Sebanyak 15 sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah DKI Jakarta melakukan kunjungan studi tiru dan sharing session di SMK Muhammadiyah 2 Bontoala, Makassar.

Kunjungan ini bertujuan untuk memotret langsung keberhasilan program unggulan yang diterapkan oleh SMK Muhammadiyah 2 Bontoala. Sekolah ini dikenal memiliki 8 kompetensi keahlian yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islami dalam keseharian, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Integrasi Karakter Islami dan Keunggulan Kompetensi
Dalam kunjungan tersebut, para peserta diberikan kesempatan melihat langsung bagaimana implementasi kurikulum yang memadukan keahlian teknis dengan pembentukan karakter. Komitmen mencetak lulusan berkarakter Islami menjadi daya tarik utama bagi rombongan dari ibu kota tersebut.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Fenriantoni, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi yang dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 2 Bontoala.

Menurutnya, pola pendidikan yang diterapkan sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Kami melihat program unggulan di sini sangat luar biasa. Penjaminan keterserapan lulusan di dunia industri memiliki peluang besar dan mampu bersaing. Oleh karena itu, program yang baik ini akan kami adopsi dan kembangkan di sekolah kami,” ujar Fenriantoni.
Membangun Kolaborasi Nasional
Kegiatan yang berlangsung di sela-sela agenda Rakornas ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang melihat-lihat, namun menjadi titik awal kerja sama yang lebih luas antar sekolah Muhammadiyah di Indonesia.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Makassar, Munir, S.Pd., M.Pd., menyambut hangat kehadiran rekan-rekan sejawatnya dari Jakarta. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antar SMK Muhammadiyah se-Indonesia. Tujuannya satu: meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusan,” ungkap Munir.
Ia juga menegaskan kembali visi sekolah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. “Kami berkomitmen melahirkan lulusan yang islami, berkarakter, dan siap diserap oleh dunia kerja,” pungkasnya. (Heryanto)



