Daerah

Memperkuat Karakter Religius, SMAN 3 Pinrang Rutin Gelar Kegiatan Literasi Al-Qur’an

PINRANG – SMAN 3 Pinrang terus berkomitmen memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Literasi Al-Qur’an yang diikuti secara khidmat oleh seluruh warga sekolah.

Kegiatan diawali di lapangan basket sekolah, di mana seluruh siswa berkumpul bersama untuk melantunkan Surah Al-Fatihah dan Surah Yasin. Usai pembacaan surah bersama, acara dilanjutkan dengan program Khataman Al-Qur’an.

Metode Inklusif: Tidak Ada Siswa yang Tertinggal

Proses khataman memanfaatkan metode pembagian lembar bacaan Al-Qur’an. Bagi siswa yang tidak mendapatkan lembaran fisik, mereka dapat memanfaatkan aplikasi Al-Qur’an digital di ponsel masing-masing. Langkah ini memastikan seluruh siswa dapat berpartisipasi aktif hingga bacaan Al-Qur’an selasai dituntaskan bersama.

Tak hanya membaca bersama, suasana keagamaan semakin terasa hangat pada Jumat (31/7/2026) dengan hadirnya sesi Kultum (kuliah tujuh menit) yang dibawakan oleh Asrul Agus, siswa kelas X.8.

Pendampingan Khusus & Kearifan Lokal

Bagi siswa yang belum lancar atau belum bisa membaca dan menulis Al-Qur’an, pihak sekolah menyediakan bimbingan khusus di musala yang dipandu langsung oleh para pembina. Pembelajaran dimulai dari tingkat dasar menggunakan metode mengeja—atau yang dikenal dengan istilah makkalepu’ dalam bahasa Bugis.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Melalui program terstruktur ini, SMAN 3 Pinrang berharap dapat menanamkan berbagai nilai positif bagi para siswa, di antaranya:

  • Tumbuhnya Kecintaan pada Al-Qur’an: Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peningkatan Kemampuan Literasi: Membantu siswa agar makin lancar membaca dan memahami Al-Qur’an.
  • Pembentukan Karakter & Kebersamaan: Melatih kedisiplinan, mempererat rasa kebersamaan, serta memupuk kepedulian untuk saling membantu dalam belajar.

Prinsip utama kegiatan ini adalah inclusivity—tidak ada siswa yang ditinggalkan. Siswa yang sudah lancar membaca berperan menjadi teladan, sedangkan siswa yang masih belajar mendapatkan pendampingan penuh hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

Semoga setiap bait dan huruf yang dilantunkan menjadi cahaya ilmu, penyejuk hati, serta mendatangkan keberkahan bagi seluruh civitas akademika SMAN 3 Pinrang. Tabarakallah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. (sda)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda