Wujudkan Generasi Emas 2045: SMAN 6 Pinrang Sukses Skrining Kesehatan Kolaborasi Puskesmas Mattiro Deceng

SMAN 6 Pinrang bekerja sama dengan UPT Puskesmas Mattiro Deceng menindaklanjuti program pemerintah pusat yakni pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah sukses menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan pada Rabu, 29 Juli 2026, yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA hingga selesai bertempat di Lab. Biologi sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid di sekolah ini mulai dari murid baru kelas X, hinga kelas XI dan XII dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga sekolah, sekaligus sebagai langkah preventif dalam mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.
Terbukti Masriadi, S.Pd.,M.M sebagai Kepala SMAN 6 Pinrang sangat bersemangat mensuport kegiatan ini dan beliau berharap rutin dilaksanakan. āSMAN 6 Pinrang berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kesehatan seluruh warga sekolah dan kami berharap kegiatan skrining kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, sehingga kesehatan siswa dan guru dapat terpantau dengan baik dan mendukung proses belajar mengajar yang optimalā pungkasnya.
āDengan adanya program ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang di bawah koordinasi UPT Puskesmas Mattiro Deceng berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan mendeteksi masalah kesehatan pada anak sekolah sedini mungkin, tentunya pemeriksaan ini dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal generasi muda dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045āujar Maipa Darma Tandiassang, S.ST selaku Kepala UPT Puskesmas Mattiro Deceng.

Sejak pagi hari, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para petugas kesehatan dari Puskesmas Mattiro Deceng yang dikoordinir langsung oleh dr. A. Rasnindah R.R hadir di sekolah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada murid, guru dan staf sekolah. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, skrining kesehatan mata,telinga, jiwa, gigi dan mulut, penyakit tidak menular dan lainnya. āBerdasarkan hasil skrining kami mekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut (rujukan) ke RSU Lasinrang terhadap beberapa siswa yang mengalami gangguan serius pada penglihatan (mata), gangguan gigi berlubang dan anemia terutama pada remaja putri yang ditandai dengan kadar hemoglobin yang rendah. Masalah-masalah ini sering dikaitkan dengan pola hidup remaja saat ini, seperti kurang olahraga, komsumsi makanan kurang sehat, dan penggunaan gawai yang berlebihanā kata dokter A. Rasnindah R.R.
Para murid mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan baik dan tertib, bersama petugas Puskesmas didampingi oleh guru yang turut membantu mengatur jalannya kegiatan. Selain pemeriksaan, para siswa juga mendapatkan edukasi kesehatan secara langsung dari tenaga Puskesmas dan dilanjutkan dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri yang dibagikan langsung dari kelas ke kelas. Edukasi kesehatan: pencegahan anemia, pentingnya menjaga pola makan, rutin berolahraga, hingga menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh murid, tetapi juga mendapatkan partisipasi aktif dari para guru dan tenaga kependidikan sekolah. Dengan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, para guru dan staf sekolah turut melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tes tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan pemeriksaan lainnya. Keterlibatan mereka menjadi contoh positif bagi murid bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Suasana kegiatan terasa hangat dan interaktif. Tidak hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang bermanfaat bagi seluruh warga sekolah. Interaksi antara petugas kesehatan dengan murid,guru dan karyawan sekolah menciptakan suasana yang nyaman, sehingga kegiatan berjalan lancar dan penuh makna. Kegiatan skrining kesehatan ini memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat. Melalui skrining ini, kondisi kesehatan murid, guru dan staf sekolah dapat diketahui sejak dini, sehingga apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Dengan memahami kondisi tubuh masing-masing, murid dan guru diharapkan lebih peduli dalam menjaga kesehatan, baik melalui pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang cukup, maupun istirahat yang teratur.Manfaat lain dari kegiatan ini adalah sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai penyakit, seperti hipertensi, diabetes, maupun gangguan kesehatan lainnya. Edukasi yang diberikan secara langsung oleh tenaga kesehatan juga menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir tepat pukul 12.00 dan ditutup dengan foto bersama.#humas



