Inspirasi

KEDUDUKAN IBU

Oleh Muhammad Sultan = SMAN 5 BULUKUMBA

Ibu adalah purnama yang selalu hadir memerangi kehidupan kita. Ibu adalah berlian termahal yang harus kita rawat dengan penuh cinta.
Di hari ibu ini saya tuliskan rasaku dalam puisi patidusa di bawah ini

BERCUMBU SEPI
Karya: Muhammad Sultan

Aku masih di sini
Hanya bercumbu sepi
Tiada menemani
Sendiri

Rasaku
Terasa hampa
Sejak kau tiada
Canda ria telah sirna

Menyapa
Semilir angin
Temaram bulan purnama
Ingatkan memori indah kita.

Setiap tanggal, 22 Desember di peringati sebagai Hari Ibu Nasional. Momen tersebut sudah sepatutnya menjadi pengingat bagi muslim bahwa ajaran Islam juga memuliakan kedudukannya melalui hadits-hadits tentang ibu.
Perintah tegas untuk berbakti kepada ibu bahkan dijelaskan dalam surah Luqman ayat 14. Ayat tersebut juga menjelaskan perjuangan seorang ibu yang telah mengandung dan menyapih anaknya.
ŁˆŁŽŁˆŁŽŲµŁ‘ŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’Ų„ŁŁ†Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŲØŁŁˆŁŽŲ§Ł„ŁŲÆŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł Ų­ŁŽŁ…ŁŽŁ„ŁŽŲŖŁ’Ł‡Ł Ų£ŁŁ…Ł‘ŁŁ‡Ł ŁˆŁŽŁ‡Ł’Ł†Ł‹Ų§ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰Ł° ŁˆŁŽŁ‡Ł’Ł†Ł ŁˆŁŽŁŁŲµŁŽŲ§Ł„ŁŁ‡Ł فِي Ų¹ŁŽŲ§Ł…ŁŽŁŠŁ’Ł†Ł Ų£ŁŽŁ†Ł Ų§Ų“Ł’ŁƒŁŲ±Ł’ Ł„ŁŁŠ ŁˆŁŽŁ„ŁŁˆŁŽŲ§Ł„ŁŲÆŁŽŁŠŁ’ŁƒŁŽ Ų„ŁŁ„ŁŽŁŠŁ‘ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲµŁŁŠŲ±Ł
Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.
Perintah menghormati ibu tersebut juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam haditsnya yang menyebut kata ibu sebanyak tiga kali. Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al Qurthubi berpendapat, hadits tersebut menunjukkan kecintaan dan kasih sayang kepada seorang ibu harus 3 kali lipat dibandingkan pada seorang ayah.
“Kesulitan di masa kehamilan, ketika melahirkan, serta kesulitan saat menyusui dan merawat anaknya. Hal itu hanya dialami seorang ibu, tidak seorang ayah,” tulis Imam Al-Qurthubi yang diterjemahkan Nurul Asmayani dalam buku Perempuan Bertanya, Fikih Menjawab.
Dikutip dari buku Hadits-hadits Tarbawi karya M Ainur Rasyid dan buku Kepribadian Wanita Muslimah karangan Muhammad Ali al-Hasyimi, berikut deretan hadits tentang ibu selengkapnya.

  1. Hadits tentang Perintah Berbakti pada Seorang Ibu
  2. Hadits Pertama
    Ų¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŒ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł – صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ³Ł„Ł… – ŁŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁŠŁŽŲ§ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲ­ŁŽŁ‚Ł‘Ł ŲØŁŲ­ŁŲ³Ł’Ł†Ł ŲµŁŽŲ­ŁŽŲ§ŲØŁŽŲŖŁŁ‰ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ā« Ų£ŁŁ…Ł‘ŁŁƒŁŽ Ā» . Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ā« Ų£ŁŁ…Ł‘ŁŁƒŁŽ Ā» Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ā« Ų£ŁŁ…Ł‘ŁŁƒŁŽ Ā» . Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ā« Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŲØŁŁˆŁƒŁŽ Ā»
    Artinya: Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah SAW lalu berkata, “Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ibumu.” Dia berkata lagi, “Kemudian siapa lagi?” Beliau mengatakan, “Ayahmu.” (HR Bukhari dan Muslim)
  3. Hadits Kedua
    Ł†ŁŽŁ‘ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁŠŁˆŲµŁŠŁƒŁ… ŲØŲ£Ł…ŁŽŁ‘Ł‡Ų§ŲŖŁŁƒŁŁ… Ų«Ł„Ų§Ų«Ł‹Ų§ŲŒ Ų„Ł†ŁŽŁ‘ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁŠŁˆŲµŁŠŁƒŁ… ŲØŲ¢ŲØŲ§Ų¦ŁŁƒŁŁ…ŲŒ Ų„Ł†ŁŽŁ‘ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁŠŁˆŲµŁŠŁƒŁ… ŲØŲ§Ł„Ų£Ł‚Ų±ŁŽŲØŁ ŁŲ§Ł„Ų£Ł‚Ų±ŁŽŲØŁ
    Artinya: Sesungguhnya Allah berwasiat tiga kali kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat. (HR Ibnu Majah)
  4. Hadits Ketiga
    ؄ن Ų®ŁŠŲ±ŁŽ Ų§Ł„ŲŖŲ§ŲØŲ¹ŁŠŁ† Ų±Ų¬Ł„ŁŒ ŁŠŁ‚Ų§Ł„Ł له أويسٌ . ŁˆŁ„Ł‡ ŁˆŲ§Ł„ŲÆŲ©ŁŒ . ŁˆŁƒŲ§Ł† به بياضٌ . ŁŁ…Ų±ŁˆŁ‡ ŁŁ„ŁŠŲ³ŲŖŲŗŁŲ±Ł’ Ł„ŁƒŁ…
    Artinya: Sesungguhnya tabi’in yang terbaik adalah seorang lelaki bernama Uwais, ia memiliki seorang ibu, dan ia memiliki tanda putih di tubuhnya. Maka temuilah ia dan mintalah ampunan kepada Allah melalui dia untuk kalian. (HR Muslim)
    Hadits di atas merupakan pesan Rasulullah SAW kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib untuk mencari seseorang bernama Uwais al Qarni. Umar dan Ali dipesankan untuk meminta Uwais mendoakan pengampunan bagi diri mereka.
    Usut punya usut, Uwais al Qarni ternyata adalah seorang anak yang sangat memuliakan ibunya.
    Demikian pentingnya berbakti pada ibu, semoga kita semua dapat melakukannya.
    Kajang, 22 Desember 2022
Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda