Daerah

Guru Tamu Membimbing dengan Ketulusan, Murid Belajar dengan Semangat

Soppeng — Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Soppeng menjadi pengalaman yang penuh makna, tidak hanya bagi para murid, tetapi juga bagi para guru tamu yang hadir berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi.
Menjadi seorang guru tamu memberikan pengalaman baru bagi Faisal, S.Pd., salah satu guru tamu yang dalam kesehariannya bertugas sebagai guru di SMKN 3 Soppeng. Berhadapan langsung dengan murid-murid Sekolah Rakyat dari berbagai latar belakang kehidupan membuatnya semakin memahami bahwa setiap anak memiliki cerita, perjuangan, potensi, dan impian yang berbeda.
“Menjadi guru tamu di Sekolah Rakyat merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saya merasa senang dapat bertemu dengan anak-anak yang memiliki latar belakang kehidupan yang beragam. Mereka datang membawa cerita masing-masing, tetapi memiliki semangat yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” ungkap Faisal.
Dalam kegiatan MPLS, pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penyampaian materi, tetapi juga membangun kepercayaan diri, karakter, keberanian bermimpi, serta rasa saling menghargai. Kehadiran guru tamu diharapkan dapat membuka wawasan murid bahwa pendidikan bukan sekadar ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga tempat untuk menemukan harapan dan membangun masa depan.
Salah seorang murid Sekolah Rakyat, Febriandyah,asal Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng yang bergabung dengan SR Terintegrasi 1, mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasih atas hadirnya Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberadaan sekolah ini memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan dan pendampingan yang lebih baik.
Febriansyah juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto atas upaya menghadirkan program Sekolah Rakyat yang menurutnya dapat membantu masyarakat kurang mampu di Indonesia.
“Fenny merasa sangat bahagia dan berterima kasih karena adanya Sekolah Rakyat. Kami bisa belajar, bertemu dengan teman-teman, dan mendapatkan pengalaman baru. Kehadiran guru tamu juga membuat kami semakin semangat belajar,” tuturnya.
Menurut Febriansyah, guru tamu di Sekolah Rakyat bukan hanya hadir untuk mengajar, tetapi juga menjadi sosok yang memberikan motivasi dan inspirasi kepada murid.
“Guru tamu membimbing dengan ketulusan, sehingga kami belajar dengan semangat. Guru tamu di Sekolah Rakyat adalah sosok guru yang mau berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi kepada kami. Kehadirannya membuat kami merasa diperhatikan dan semakin yakin untuk mengejar cita-cita,” ungkapnya.
Bagi Faisal, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi seorang guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pelajaran. Lebih dari itu, guru memiliki kesempatan untuk menyentuh kehidupan murid, menumbuhkan harapan, dan memberikan keyakinan bahwa setiap anak berhak memiliki masa depan yang baik.
Pertemuan antara guru tamu dan murid Sekolah Rakyat pun menjadi sebuah perjalanan pembelajaran dua arah. Guru berbagi pengetahuan dan pengalaman, sementara murid menghadirkan pelajaran tentang semangat, keteguhan, dan harapan.
Guru tamu membimbing dengan ketulusan, murid belajar dengan semangat. Dari ruang-ruang sederhana Sekolah Rakyat, tumbuh mimpi-mimpi besar untuk masa depan Indonesia.(ical)

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda