Pramuka SMKN 3 Soppeng Gandeng UMKM dalam Bazar Kewirausahaan, Tumbuhkan Jiwa Mandiri dan Kreatif

SOPPENG — Ekstrakurikuler Pramuka SMK Negeri 3 Soppeng kembali menunjukkan kreativitas dan semangat kewirausahaan melalui kegiatan Bazar Pramuka yang mengusung tema “Pramuka Berkarya, Mandiri dan Berwirausaha”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Lapangan SMKN 3 Soppeng.Bazar ini menjadi salah satu wadah bagi anggota Pramuka untuk belajar secara langsung mengenai kewirausahaan, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, serta kemandirian. Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan warga sekolah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Kecamatan Liliriaja.Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Randi selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa panitia telah mengundang sebanyak 35 sekolah, baik jenjang SMP maupun SMA, untuk turut meramaikan kegiatan tersebut. Selain itu, panitia juga mengundang mahasiswa KKN-PPL Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sedang melaksanakan pengabdian di wilayah Kecamatan Liliriaja.Kolaborasi dengan UMKM menjadi bagian penting dalam pelaksanaan bazar. Melalui kerja sama tersebut, anggota Pramuka mendapatkan pengalaman nyata tentang bagaimana sebuah kegiatan usaha direncanakan, dipromosikan, dilaksanakan, hingga dievaluasi. Kehadiran pelaku UMKM juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenal lebih dekat dunia usaha yang berkembang di lingkungan masyarakat.Selain itu dilaksanakan juga kegiatan permainan game FF dan pengundian kupon Bazar dengan beberapa hadiah.Pelaksanaan bazar ini bertujuan agar anggota Pramuka mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kemandirian, kreativitas, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan bekerja sama dalam tim. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangun keberanian murid untuk menghasilkan karya dan mengembangkan potensi yang dimiliki.Dalam sambutannya, Faisal, S.Pd., selaku Pembina Pramuka, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihjepada warga sekolah , orang tua wali murid dan kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada mahasiswa KKN-PPL UNM yang mengabdi di SMKN 3 Soppeng atas kerja sama dan bimbingan yang diberikan kepada anggota Pramuka.Menurutnya, pelaksanaan bazar tersebut bukanlah pengalaman pertama bagi Pramuka SMKN 3 Soppeng. Pengalaman dari kegiatan pada tahun sebelumnya menjadi bahan pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk melakukan berbagai perbaikan dan inovasi agar pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan hasil yang maksimal.“Pengalaman dari kegiatan sebelumnya menjadi pembelajaran bagi adik-adik Pramuka untuk terus melakukan evaluasi, berinovasi, dan bekerja sama. Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang berjualan, tetapi juga tentang proses belajar menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja dalam tim,” ungkapnya.Sementara itu, Reni Andriani, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMKN 3 Soppeng, memberikan apresiasi terhadap ide kreatif sekaligus program kerja ekstrakurikuler Pramuka yang mampu melaksanakan kegiatan besar tersebut.Ia menilai bahwa kegiatan bazar membutuhkan persiapan matang, mulai dari tenaga, pikiran, kreativitas, hingga kekompakan seluruh panitia. Karena itu, pelaksanaan bazar menjadi pengalaman berharga bagi murid dalam belajar mengelola sebuah kegiatan secara nyata.Menurut Reni, bazar merupakan salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang dapat memberikan pengalaman kontekstual kepada murid. Melalui kegiatan tersebut, berbagai nilai karakter dapat dibentuk, seperti kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, disiplin, kreativitas, komunikasi, dan jiwa kewirausahaan.Kegiatan Bazar Pramuka SMKN 3 Soppeng juga menjadi ruang perjumpaan antara sekolah, anggota Pramuka, masyarakat, mahasiswa KKN-PPL UNM, serta pelaku UMKM di Kecamatan Liliriaja. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat tumbuh melalui interaksi dan kerja sama dengan masyarakat.Dengan semangat “Pramuka Berkarya, Mandiri dan Berwirausaha”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga kreatif, mandiri, percaya diri, mampu berkolaborasi, dan memiliki keberanian untuk berwirausaha.(ical)



