Deklarasi Kampanye Damai Pilketos Serentak Sulsel 2026, Yuli Haryanto: OSIS Menjadi Ruang Belajar Organisasi dan Kepemimpinan

MAKASSAR — Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) Serentak SMA/SMK se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 menjadi momentum bagi peserta didik untuk belajar berdemokrasi sekaligus mengembangkan kemampuan organisasi dan kepemimpinan.
Direktur Sekolah Menengah Atas Kementerian Pendidikan Nasional, Yuli Haryanto, SE., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Pilketos merupakan bagian dari perjalanan menuju terwujudnya generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurut Yuli, OSIS bukan sekadar wadah kegiatan siswa di sekolah, tetapi juga menjadi tempat bagi peserta didik untuk belajar berorganisasi, memimpin, mengambil keputusan, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Jumat (18/09/2026)
“Ini adalah bagian dari perjalanan kita menuju Indonesia Emas 2045. OSIS adalah tempat belajar organisasi dan kepemimpinan,” ujar Yuli Heryanto.
Ia mengajak para siswa untuk berani memiliki mimpi dan cita-cita yang tinggi. Menurutnya, generasi muda harus diberikan ruang untuk mengembangkan potensi dan keberanian dalam menentukan masa depan.
“Beranilah mempunyai mimpi. Beranilah bercita-cita lebih tinggi,” pesannya kepada para peserta Pilketos.
Dalam kesempatan tersebut, Yuli juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan pemilihan. Para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS diharapkan menjadikan proses demokrasi di sekolah sebagai pengalaman untuk membangun karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan menghargai aturan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa dalam demokrasi. Perbedaan pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjatuhkan antarsiswa.
“Beda pendapat itu hal yang biasa. Jangan menjatuhkan teman hanya karena berbeda pilihan,” tegasnya.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Deklarasi Kampanye Damai Pilketos Serentak Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang mengusung tema “Berdemokrasi dengan Santun, Berkompetisi dengan Sehat, Bersatu untuk Sekolah Hebat”serta tagline “Beda Pilihan, Tetap Bersaudara.”
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa demokrasi bukan hanya tentang memenangkan sebuah pemilihan, tetapi juga tentang proses belajar menghargai perbedaan, menyampaikan gagasan dengan santun, menjaga persatuan, dan menerima hasil pemilihan secara dewasa.
Pilketos Serentak SMA/SMK se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 pun diharapkan menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda sekaligus langkah nyata menumbuhkan budaya demokrasi di lingkungan sekolah.(*)



