Inspirasi

TERHARU MASIH ADA CINTA

Dra. Sitti Dahlia Azis
(Guru SMAN 3 Pinrang, Penggerak Literasi Daerah (PLD) Nasional 2025)

Kesan saat devile.
Jam 13.00 kami menuju lokasi pelaksanaan Pembukaan perayaan HUT RI ke 81 di Cappakala, Kecamatan Mattirosompe Kabupaten Pinrang. Meski hari Minggu, kami saling kontak dan Wa teman di grup info SMAN 3 Pinrang. Begitu juga informasi disampaikan ke pembina ekstra kurikuler agar menghubungi siswa binaannya untuk hadir devile dengan berpakaian olahraga.
Jalanan macet, luar biasa kendaraan roda 2 berjejer di halaman atau kolong rumah warga, terutama di rumah warga dekat lapangan.
Ternyata, di tengah panasnya matahari dan riuhnya acara devile, masih kutemukan api semangat cinta tanah air yang menyala.
Mereka rela berpanas-panasan untuk ikut memeriahkan acara. Ada marching band, ada berbagai atraksi, ada anak-anak yang bersemangat membawa warna dan identitas daerahnya.
Ada SDN 53 Pinrang, sekolah yang lokasinya dekat rumah, tampil mengenakan pakaian adat Bugis.
Ada pula SMPN 1 Mattirosompe, yang juga dekat dengan rumah, menampilkan marching band. Yang membuat saya semakin terharu, mayoretnya tampil mengenakan pakaian adat Toraja, ada yang tetap memakai jilbab.
Kepsek SMAN 3 Pinrang tetap membersamai rombongan hingga menjelang devile beliau menuju panggung utama menyertai pak camat, Kapolsek Mattirosompe, pemuka masyarakat dan beberapa kepsek
Saya sempat meneteskan air mata. 🥹
Tetapi air mata itu saya sembunyikan dari junior-junior yang mengiringi marching band. Saya memilih ikut joget bersama mereka, tertawa dan bergembira. Mereka pun sibuk memvideokan momen itu.
Mungkin bagi mereka, saya hanya sedang ikut bersenang-senang.
Padahal di dalam hati, saya sedang berkata:
“Alhamdulillah… ternyata api itu masih menyala.” 🔥
Api cinta tanah air.
Api kebersamaan.
Api kebanggaan terhadap budaya sendiri.
Hari ini saya melihat Indonesia dalam wajah anak-anak kita.
Bugis ada. Toraja ada. Berbagai warna ada. Namun semuanya bertemu dalam satu ruang: Indonesia. 🇮🇩
Kalau semangat seperti ini masih tumbuh di hati generasi muda kita, saya percaya:
Indonesia akan tetap ada.
Bukan hanya ada di peta, tetapi hidup di hati anak-anak bangsanya. ❤️🇮🇩
Dan hari ini saya semakin percaya, nasionalisme tidak selalu harus disampaikan lewat pidato. Kadang ia hadir lewat langkah kaki anak-anak, dentuman marching band, pakaian adat, senyum, joget, dan air mata yang diam-diam jatuh karena terharu.
Merdeka! 🇮🇩
Rawat apinya. Jangan biarkan padam. 🔥❤️🤍
— Catatan kecil dari seorang guru yang masih percaya pada Indonesia.
Bersama:
Herman Kyuubi
Kurnia Jalhas Pinrang
pengikut
Pinrang, 9 Agustus 2026

Facebook Comments
What's Your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi !

Maaf Matikan dulu Adblock anda