Abida Qonita A: Dari Membaca Buku, Menemukan Jalan Menuju Prestasi

Profil Siswa Berprestasi SMAN 3 Pinrang
Abida Qonita A, siswi kelas XI.6 SMAN 3 Pinrang, adalah salah satu siswa yang menunjukkan bahwa kegemaran membaca dan keberanian menulis dapat menjadi jalan menuju prestasi.
Putri pasangan Amiruddin dan Jurana ini dikenal aktif dalam kegiatan sekolah, khususnya E-School Jurnalistik yang dibina oleh Dra. Sitti Dahlia Azis, guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila sekaligus founder Komunitas Literasi Sulawesi Selatan.
Perjalanan Qonita dalam dunia literasi tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia tumbuh melalui proses, mulai dari membaca, menulis, mengikuti kegiatan jurnalistik, hingga berani mengikutsertakan karyanya dalam berbagai ajang.
Salah satu proses yang berkesan terjadi ketika Qonita mengambil buku di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pinrang.
Saat itu, Sitti Dahlia mendampinginya memilih buku dan memberikan arahan tentang bagaimana membaca buku dengan cermat serta menemukan hal-hal penting yang dapat dituangkan dalam sebuah resensi.
Dari proses sederhana tersebut, Qonita kemudian mengikuti Lomba Penulisan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMA/MA Sederajat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Pinrang.
Hasilnya, Qonita berhasil meraih Juara III. Ia memperoleh piala, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp3.000.000.
Penghargaan resmi tersebut diserahkan pada malam 18 Agustus 2026 di Lapangan Lasinrang Pinrang.
Dokumentasi bersama Kepala Perpustakaan Daerah Kabupaten Pinrang menjadi bagian dari perjalanan prestasi yang patut dikenang.
Namun, bagi Qonita, satu prestasi tersebut bukanlah akhir perjalanan.
Sebelumnya, ia telah berhasil menjadi salah seorang dari 30 penulis terpilih Komunitas Literasi Sulawesi Selatan dan mengikuti Anugerah Panrita Sastra Nusantara 2025 di Gedung Guru Jusuf Kalla, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, pada 19–21 Desember 2025.
Ia juga pernah meraih Juara I Lomba Menulis Pantun yang diselenggarakan oleh Jurnalistik SMAN 3 Pinrang.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa prestasi Qonita dibangun melalui keberanian untuk mencoba. Ia tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan literasi, tetapi terus belajar dari setiap kesempatan.
Ketika Prestasi Menjadi Inspirasi
Pada Senin, 31 Agustus 2026, prestasi Qonita kembali mendapat apresiasi di lingkungan SMAN 3 Pinrang melalui dokumentasi dan pemberian penghargaan dalam rangkaian upacara bendera.
Momentum tersebut bukan semata-mata untuk memperlihatkan piala yang telah diraih. Kehadiran Qonita di hadapan warga sekolah diharapkan menjadi motivasi bagi teman-temannya untuk ikut membaca, menulis, dan berkarya.
Bagi pembina Jurnalistik dan Sanggar Literasi CERIA, seorang siswa berprestasi bukan hanya siswa yang berhasil membawa pulang piala. Lebih penting dari itu adalah proses yang dilaluinya: mau membaca, mau belajar, mau mencoba, berani berkarya, dan tidak berhenti setelah memperoleh penghargaan.
Qonita telah menunjukkan satu hal sederhana tetapi penting:
Sebuah prestasi bisa berawal dari sebuah buku.
Buku dipilih, dibaca, dipahami, kemudian dituliskan kembali melalui sudut pandang seorang siswa. Dari sana lahir karya. Dari karya lahir keberanian. Dan dari keberanian, terbuka jalan menuju prestasi.
Maka, ketika piala Juara III itu hadir di sekolah, yang sedang dirayakan bukan hanya keberhasilan Abida Qonita A.
Yang sedang dinyalakan adalah semangat berkarya seluruh siswa SMAN 3 Pinrang.
Sebab satu siswa yang berani berkarya dapat menjadi inspirasi bagi banyak siswa lainnya untuk melakukan hal yang sama.(sda)



